Sun, 26 October 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 01/01/1970, 07:00 WIB ]
    624 ORANG PPS DILANTIK


     

           SRAGEN- Jelang Pemilihan Kepala Daerah tahun depan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sragen, telah melakukan berbagai persiapan. Selasa (12/10), badan penyelenggara pemilu ini menggelar pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sebanyak 624 orang PPS dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua KPUD Agus Riewanto,SH,S.Ag,MA di GOR Diponegoro Sragen. Pelantikan ini disaksikan oleh Bupati Sragen H Untung Wiyono, jajaran Muspida, Muspika, dan para pimpinan SKPD.

           Para anggota PPS ini nantinya akan bertugas di 1.700-an TPS yang tersebar di seantero Bumi Sukowati. Mereka adalah ujung tombak setiap proses pemungutan suara, dari mulai pendaftaran pemilih, verifikasi dukungan calon yang berkompetisi dalam Pilkada, hingga pada hari pemungutan dan penghitungan suara.

           Ketua KPUD Sragen Agus Riewanto dalam sambutannya menekankan, agar para PPS yang dilantik ini mengedepankan prinsip kejujuran, keadilan, dan transparansi. Mereka harus melepas baju kepentingan pribadi dan golongan, dan mendahulukan kepentingan bangsa di atas apapun juga. Setelah diambil sumpahnya, PPS harus independen, non-partisan, dan tidak memihak pada salah satu calon. Mereka tidak boleh memberi dukungan atau menjadi aktor politik bagi pasangan calon Kepala Daerah. Mereka juga tidak boleh mendiskreditkan atau membenci calon tertentu dan mensosialisasikan kebencian itu kepada masyarakat. “Kalau ada diantara Bapak/Ibu yang terlanjur memberi dukungan pada salah satu calon, tolong dicabut,” tegasnya.

           Selanjutnya, kata Agus, PPS bertugas membentuk Petugas Pendaftar Pemilih (PPDP) untuk masing-masing TPS. PPDP ini memegang peran krusial, karena mereka benar-benar berada di garis depan. Setiap Petugas Pendaftar harus bekerja secara teliti dan cermat, agar jangan sampai ada pemilih yang tidak terdaftar. Mereka bertanggungjawab atas kebenaran data dan jumlah pemilih di wilayahnya.

           Kemudian, PPS harus melakukan verifikasi faktual terhadap dukungan bagi calon yang berkompetisi. Setidaknya, mereka harus memverifikasi tak kurang dari 37 ribu KTP, sebagai tanda dukungan pada calon Kepala Daerah. PPS juga harus membentuk KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),di tingkat TPS yang akan bertugas pada hari-H. Hajat besar itu, akan digelar pada hari Sabtu 19 Maret 2011 mendatang.

           Bupati Sragen dalam sambutannya mengatakan, seluruh elemen masyarakat harus mendukung proses menuju penyelenggaraan Pesta Demokrasi ini. Suasana kondusif yang selalu terjaga selama proses Pemilukada sangat dibutuhkan untuk suksesnya even lima tahunan ini. Sementara untuk para petugas yang terlibat dalam setiap tahapan Pemilukada Bupati berpesan agar melakukan konsolidasi, harmonisasi dan sinkronisasi. (peppy)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+