Wed, 23 July 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013
  • September, 2013
  • Agustus, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 25/09/2011, 17:01 WIB ]
    MENTERI AGAMA KAGUMI SYARIF PLOSOREJO


     
           SRAGEN - Menteri Agama RI, Surya Dharma Ali, menyatakan terkesan dan kagum ketika berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda di Desa Plosorejo, Gondang, Sragen, Sabtu (24/9). Dihadapan ribuan tamu undangan, Surya Dharma Ali terang-terangan memuji Syarif Hidayatullah, sang pepimpin ponpes. “Saya sangat terkesan dan kagum dengan Pak Syarif, seorang kyai nyentrik yang mengaku buta aksara dan buta hukum, tapi bisa melahirkan pondok pesantren dan lembaga pendidikan formal mulai dari Raudlatul Athfal (Taman Kanak-kanak) hingga Madrasah Aliyah (setingkat SLTA), yang menjadi tempat belajar bagi 700-an santri atau siswa”, ungkap Menteri Agama.

           Menurut Menteri Agama, saat ini di Indonesia banyak orang pintar, pakar, kaya dan pandai bicara, tetapi tidak mampu menghasilkan karya seperti yang diperbuat Kyai Syarif. Karena itu dirinya memperoleh pelajaran berharga ketika menyaksikan kiprah anak bangsa di lingkungan Ponpes Nurul Huda ini. “Saya doakan semoga lembaga pendidikan di Ponpes Nurul Huda ini terus berkembang dan maju pesat…”, kata Menteri yang amini ribuan tamu undangan.

           Menteri Agama menyarankan, agar pendidikan di lingkungan ponpes ini tidak hanya mengajarkan ilmu agama saja, tetapi juga terbuka terhadap ilmu pengatahuan lain yang sangat pesat perkembangannya, sehingga tidak ketinggalan jaman. “Kalau kita juga bisa maju dalam ilmu pengetahuan lain, kita nanti tidak hanya sebagai penonton saja, tetapi bisa menjadi pelaku dalam berbagai bidang. Bukan hanya menjadi wayang yang bisa didalangi oleh berbagai kekuatan lain, namun mampu memainkan peran di tengah persaingan global”, tegasnya. Ia yakin, pendidikan merupakan kunci utama bagi kemajuan bangsa. “Dengan pendidikan, ekonomi dapat dibenahi, kemiskinan bisa teratasi , akhlak bisa diperbaiki, dan bangsa ini akan menjadi maju”, katanya.

           Di Ponpes Nurul Huda Menteri Agama menyerahkan bantuan secara simbolis program pendidikan di jajaran kementerian agama (Kemenag) Provinsi Jateng. Diantaranya Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bantuan Prestasi Siswa (BPS), Pendidikan terpadu anak harapan (Dikterapan) dan Tunjangan khusus bagi guru di daerah terpencil. Pihaknya berharap dengan adanya bantuan beasiswa bisa memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kelangsungan dan kualitas pendidikan khususnya bagi siswa-siswa di sekolah dibawah Kemenag. Menteri Agama juga menyerahkan bantuan pembinaan untuk Ponpes Nurul Huda sebesar Rp 150 juta, diterima langsung oleh Syarief Hidayatullah.

    Wujud Nyata Mbelo Wong Cilik

           Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menyambut gembira atas penyerahan bantuan dari Menteri Agama tersebut. “Apa yang diberikan oleh kementerian agama itu merupakan wujud nyata untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Ini sangat pas dengan program Pemkab Sragen Mbelo Wong Cilik sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap warga miskin berprestasi”, ungkapnya.

           Kunjungan Surya Dharma Ali ke Sragen didampingi Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama, Dr. H. Suparta, MA. Hadir juga Kakanwil Kemenag Provinsi Jateng, Drs.H. Imam Haromain, MSi, Kakanwil kemenag Prov.DIY, Drs. H. Maskul Haji, M.Pd.I, para Kepala Kantor Kemenag di Jateng, para kepala sekolah di jajaran Kemenag Jateng, para pimpinan parpol dan ribuan umat islam di Sragen. Mereka terlihat akrab dengan Menter Agama kelahiran 19 September 1956 ini (parto)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+