Tue, 2 September 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 08/11/2011, 10:33 WIB ]
    BAITUL MISBAH PEDULI WONG CILIK


     
           SRAGEN - Dalam rangka menyambut kehadiran Hari Raya Idul Adha 1432 H, Yayasan Baitul Misbah Kabupaten Sragen melaksanakan kegiatan yang bertajuk “Qurban Peduli Dhuafa” untuk kaum dhuafa yang tinggal di desa-desa miskin. Hal ini sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Sragen saat ini, yaitu Mbela Wong Cilik.

           Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Senin, 7 November 2011 di Sekretariat Yayasan Baitul Misbah Jl. Imam Bonjol No. 7 Beloran, Sragen. Dalam kegiatan ini, telah disembelih 1 ekor sapi dan 24 ekor kambing yang berasal dari peserta kurban, masjid, dan masyarakat. Yayasan juga menerima sumbangan daging kurban dari berbagai masjid, dan sekolah yang ada di Kabupaten Sragen untuk disalurkan kepada yang berhak menerima. Untuk itu, Yayasan Baitul Misbah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan memberikan bantuan pada program “Qurban Peduli Dhuafa”.

                Menurut Ketua Yayasan Baitul Misbah, Suharso, ST, “Qurban Peduli Dhuafa” disalurkan kepada wong cilik/kaum dhuafa yang tersebar di desa-desa miskin yakni :  Desa Ngroto, Desa Brojol (Kecamatan Miri), Desa Jenar, Desa Ngepringan (Kecamatan Jenar), Desa Galeh (Kecamatan Tangen), Desa Cepoko (Kecamatan Sumberlawang), dan Desa Slendro (Kecamatan Gesi). Selain itu, daging kurban juga disalurkan kepada para tukang becak, pemulung, dan anak-anak yatim piatu.

           Lebih jauh, Suharso juga mengatakan bahwa hari raya dalam perspektif Islam harus diisi dengan berbagai nasihat, syiar, dan ibadah yang mengandung nilai-nilai sosial, di samping memberikan kesempatan untuk membahagiakan  setiap insan di muka bumi. Allah SWT telah mengaitkan Idul Adha ini dengan nilai sosial yang abadi dalam bentuk pengorbanan.

           Pengorbanan artinya menyerahkan sesuatu yang dimilikinya kepada orang yang membutuhkannya. Pada hari raya ini dan hari-hari tasyrik, Allah mensyariatkan bagi yang mampu untuk menyembelih hewan kurban yang dibagikan kepada fakir miskin, karib kerabat, dan sebagian untuk keluarganya sebagai upaya menebar kebahagiaan di muka bumi. Dalam syariat kurban terkandung makna pengokohan ikatan sosial yang dilandasi kasih sayang, pengorbanan untuk kebahagiaan orang lain, ketulusikhlasan, dan amalan baik lainnya yang mencerminkan ketakwaan.

            Kilasan esensi ini diungkap Allah dalam surah al-Hajj ayat 37, “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaan daripada kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.”

           Di antara nilai sosial yang harus menghiasi setiap Muslim pada hari raya adalah menghilangkan berbagai bentuk kedengkian dan iri hati dalam diri, melupakan macam-macam permusuhan dan pertentangan, serta kita tingkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

           Mari bersama mengorbankan hawa nafsu, membuang sikap individualistis dan fanatisme kelompok, demi ukhuwah insaniyah. Dengan Idul Kurban, kita teladani Ibrahim dan Ismail AS, serta bersama menebar kasih sayang.

    (Sumber : kiriman masyarakat, www.baitulmisbah.blogspot.com)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+