Wed, 26 November 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • November, 2014
  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 02/02/2012, 07:52 WIB ]
    BUPATI HIMBAU KEPALA SEKOLAH MENGACU PADA PERMENDIKBUD NO.60 TAHUN 2011


     
           SRAGEN – Sistem pendidikan di Sragen saat ini menjadi perhatian khusus bagi Bupati Sragen, Agus Fatchurrahman, SH, MH. Menurut Bupati, sistem pendidikan selama ini kurang berpihak pada rakyat kecil. Dunia pendidikan memiliki tanggung jawab terbesar dalam mentranformasi penerus bangsa, terlebih kepada masyarakat yang kurang mampu.

           Didalam Permendikbud secara jelas disebutkan, sekolah pelaksana program wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orang tua atau walinya. Para kepala sekolah diminta untuk memperhatikan Permendikbud tersebut.


           Hal tersebut diungkapkan Bupati Sragen saat menyampaikan sambutan pada acara Silaturahmi seluruh kepala sekolah tingkat SLTP dan SLTA baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Sragen, Selasa (31/1). Selain dihadiri kepala sekolah acara yang dilangsungkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen tersebut juga dihadiri seluruh Kepala UPTD Dinas Pendidikan se-Kabupaten Sragen.

    SISTEM SELEKSI KEPALA SEKOLAH

           Menurut Bupati, perlu ada perubahan di dalam sistem rekruitmen kepala sekolah. Beberapa waktu ini Bupati telah mengkaji formula yang tepat untuk merekrut kepala sekolah. “Saya sudah berdiskusi dengan berbagai pihak, dan saat ini saya telah menemukan formula yang saya kira tepat,” katanya.

           Nantinya, semua guru bisa mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan kepala sekolah. Selanjutnya para kandidat kepala sekolah akan diumumkan kepada masyarakat luas untuk mendapatkan respon dari masyarakat tentang calon kepala sekolah tersebut. “Biar saya mendapatkan informasi dari masyarakat mana calon kepala sekolah yang kurang layak untuk diangkat sebagai kepala sekolah,” tegasnya.

    DEGRADASI MORAL

           Perilaku para siswa sekarang ini juga membuat keprihatinan bagi Bupati. Menurutnya para siswa saat ini telah mengalami degradasi moral yang mengkawatirkan. Kemunduran moral para siswa saat ini dibuktukan dengan diketemukannya sejumlah perilaku siswa yang kurang mencerminkan sebagai seorang siswa yang baik, beberapa waktu lalu.

           Menurut Bupati ini salah satu kesalahan sistem pendidikan yang terlalu mempermudah tingkat kelulusan, sehingga siswa terlalu nggampangke. Hal ini berimbas pada kemalasan siswa untuk belajar. Tingkat kelulusan 100% yang terlalu dipaksakan malah meragukan. “Idealnya ya ada yang tidak lulus segala, bila memang benar-benar tidak layak lulus, jangan dipaksakan” ungkapnya.(N.Hart)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+