Fri, 24 May 2013
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Mei, 2013
  • April, 2013
  • Maret, 2013
  • Februari, 2013
  • Januari, 2013
  • Desember, 2012
  • November, 2012
  • Oktober, 2012
  • September, 2012
  • Agustus, 2012
  • Juli, 2012
  • Juni, 2012

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 12/05/2012, 09:24 WIB ]
    Bupati Sragen Agus Fatchurrahman : “NEGARA BEGITU NYATA DAN BEGITU DEKAT DENGAN RAKYAT”


     
           SRAGEN – Konsep-konsep keberpihakan pada wong cilik kembali di lontarkan Bupati Sragen Agus Fatchurrahman saat berdialog dengan warga kecamatan Sidoharjo Kab. Sragen di Balai Desa Patihan Kec. Sidoharjo, Selasa (8/5). Pada kesempatan tersebut Bupati melontarkan konsep “Negara begitu nyata dan begitu dekat dengan rakyat”. Konsep tersebut akan digunakan dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Sragen tahun ini, Bupati juga menginginkan seluruh pejabat dekat dengan rakyat kecil. Untuk itu Bupati menghimbau agar konsep tersebut diresapi dan dimaknai artinya,” Terus torehlah kebelakang dan selalu refleksi diri agar lebih peka dan peduli pada sesama, jangan hanya terjebak pada rutinitas yang penuh dengan kalkulasi yang tentu akan mengurangi makna konsep-konsep tersebut.”

            Pada kesempatan tersebut Bupati juga melontarkan tesis dalam menjalankan roda Pemerintahan Kabupaten Sragen, yakni bagaimana meningkatkan kepedulian pada wong cilik dan membahagiakan sesama. Oleh karena itu Bupati menghimbau Perahu Sukowaten yang dipandegani oleh para PNS dan seluruh warga masyarakat harus bisa membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Sragen.

            Bupati menjelaskan salah satu langkah riil yang saat ini di tempuh Pemkab Sragen untuk lebih peduli pada wong cilik adalah di resmikannya Kantor Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan UPT-PK pada tanggal 27 Mei mendatang. Dengan berdirinya unit ini kesulitan-kesulitan yang selama ini melilit warga miskin dalam hak memperoleh pelayanan kesehatan ataupun pendidikan akan terpecahkan. Setiap warga miskin yang telah masuk dalam database akan mendapatkan kartu “SARASWATI”. Dengan kartu tersebut, warga msikin akan mendapatkan akses cepat dan tidak berbelit-belit dalam pelayanan kesehatan maupun pendidikan.


            Pada pagi harinya usai acara Srawung Warga semalam, Bupati Sragen secara seremonial meletakkan batu pertama pembangunan rumah salah satu warga patihan,  Eko Ari Wibowo (25) seorang yatim piatu yang tinggal di rumah yang tidak layak huni. Pembangunan tersebut dibiayai dari program Bedah Rumah. Eko merupakan salah satu dari 1300 kepala keluarga pemilik rumah tidak layak huni di Kabuaten Sragen yang mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah. Bupati mengatakan program bedah rumah yang merupakan salah satu bentuk kepedulian pada wong cilik tersebut  agar menjadi tranformasi spiritual dalam membulatkan tekad untuk lebih peduli pada sesama. Pada tahun 2012 ini Kabupaten Sragen telah menganggarkan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 1300 RTLH. Anggaran yang diperuntukkan rehabilitasi RTLH tahun ini merupakan yang terbesar dalam sejarah kabupaten Sragen selama ini. Dari 1300 RTLH di Kabupaten Sragen 844 RTLH diantaranya dialokasikan di wilayah kecamatan Sidoharjo . (N.Hart)  


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+