Sat, 29 November 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • November, 2014
  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 14/11/2012, 13:22 WIB ]
    SRAGEN RAIH PREDIKAT TERBAIK PELAYANAN TERPADU TINGKAT NASIONAL


     
           SRAGEN – Pemkab Sragen berhasil meraih predikat terbaik sebagai penyelenggara pelayanan terpadu satu pintu bidang penanaman modal (PTSP-PM) tahun 2012 tingkat Kabupaten se Indonesia. PTSP-PM di kabupaten Sragen direpresentasikan oleh Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM).
           Peringkat kedua penyelenggara PTSP-PM di raih Kabupaten Purwakarta (Jawa Barat), dan kabupaten Trenggalek (Jawa Timur) berada di urutan ketiga. Untuk  tingkat pemerintah Kota, penyelenggara PTSP-PM terbaik  dipegang Kota Palembang, disusul Kota Semarang dan Salatiga. Sedangkan di tingkat Provinsi, Jawa Timur menduduki posisi pertama, diikuti Sumatera Selatan dan Jawa Barat.
           Penyerahan anugerah Investmen Award bagi PTSP-PM terbaik  ini dilakukan di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta, Senin (12/11/2012) dihadiri beberapa menteri seperti Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Kepala BKPM Chatib Bashri. Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, didampingi Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM), Tugiyono  ikut hadir untuk menerima penghargaan tersebut.
           Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman sangat mengapresiasi keberhasilan BPTPM Sragen meraih predikat terbaik sebagai penyelenggara pelayanan terpadu satu pintu bidang penanaman modal (PTSP-PM) tingkat kabupaten se Indonesia.
           Menurut Agus, ini membuktikan pernyataan yang sering disampaikan bahwa segala sesuatu kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh, niat baik, ikhlas dan kerjasama  akan membuahkan hasil yang maksimal. “Keberhasilan ini bukan prestasi Agus Fatchur Rahman, tetapi merupakan hasil kerja keras, kesungguhan, niat baik, keikhlasan dan kerjasama teman-teman PNS Sragen, terutama di BPTPM untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat”, katanya.
           Dalam pandangan Bupati, dalam setiap penilaian, yang harus kita hargai bukan sekedar piagam atau piala yang didapat, melainkan proses panjang, jerih payah dan usaha yang dilakukan semua komponen untuk meraih hasil terbaik. 
           Kepada para wartawan di Sragen Agus menjelaskan, BKPM bekerjasama dengan Sucofindo mengadakan penilaian terhadap PTSP atau BPTPM seluruh Indonesia melalui studi kelayakan dan uji petik di lapangan hampir enam bulan lamanya. “Artinya, kalau Sragen menjadi juara pertama di forum investment award memang secara obyektif lebih bagus daripada kabupaten lain.  Dan saya melihat ini sesuatu yang luar biasa karena para juara di bawah Sragen,  yakni kabupaten Purwakarta dan Trenggalek, atau kabupaten Kuburaya Kalimantan Barat misalnya, itu semua belajar ke Kabupaten Sragen”, katanya.
           Seperti diketahui, penghargaan ini diberikan setelah melalui proses panjang tahapan penilaian yang dimulai dengan  survey pengumpulan data dan verifikasi terhadap 268  penyelenggara PTSP-PM dari 500-an Daerah se Indonesia yang dilakukan oleh BKPM Pusat sejak beberapa bulan lalu. 
           Di BPTPM Sragen, tim dari  PT. Sucofindo yang digandeng BKPM mengadakan pengumpulan data selama dua minggu. Berbagai dokumen dan semua komponen yang mendukung system dan aplikasi manajemen pelayanan terpadu satu pintu diteliti secara detail. Dari hasil verifikasi data, BKPM kemudian menetapkan 38 nominasi terbaik yaitu 10 penyelenggara PTSP-PM tingkat provinsi, 20 tingkat Kabupaten serta delapan tingkat kota.
           BKPM selanjutnya menerjunkan tim untuk mengecek langsung kondisi kantor, kinerja karyawan  dan berbagai perangkat pendukungnya, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), infra struktur maupun pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi yang dilakukan.
           Penilaian tidak berhenti sampai disini. Penyelenggara PTSP-PM yang masuk nominasi  tersebut  diharuskan  menyampaikan paparan atau presentasi selama empat hari di Jakarta dihadapan  Tim  Penilai Interdep yang berasal dari lintas kementerian dan para pakar.  Hasilnya, tim penilai menetapkan 5 besar nominator.
           Penilaian pun masih berlanjut.  Tim Penilai gabungan dari Kementerian Perdagangan, Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, BKPM serta PT. Sucofindo turun lapangan untuk melakukan Uji Petik terhadap Penyelenggara PTSP-PM yang masuk nominasi 5 besar.
           Menurut Sutriono Edi, salah seorang Tim Penilai dari Kementerian Perdagangan ketika datang di BPTPM Sragen, Uji Petik ini dilakukan untuk cross check  secara komprehensip sehingga diketahui kesesuaian antara data,  paparan yang disampaikan dengan kenyataan di lapangan. Hasil uji petik menjadi bahan pertimbangan untuk menetapkan 3 besar.   – Suparto / BPTPM Sragen -


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+