Mon, 6 September 2010
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • September, 2010
  • Agustus, 2010
  • Juli, 2010
  • Juni, 2010
  • Mei, 2010
  • April, 2010
  • Maret, 2010
  • Februari, 2010
  • Januari, 2010
  • Desember, 2009
  • November, 2009
  • Oktober, 2009

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Sragen


    [ 09/08/2010, 11:39 WIB ]
    LOMBA PERAGAAN BUSANA BATIK DHARMA WANITA PERSATUAN KEC. MASARAN

         MASARAN – Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kec. Masaran dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI Ke – 65 Tahun 2010 dan menindaklanjuti kegiatan di tingkat Kabupaten, Dharma Wanita Persatuan kec. Masaran mengadakan kegiatan Lomba Peragaan Busana Batik pada hari Sabtu, 7 Agustus 2010 di Aula Gedung PKK Kec.


         Masaran Setelah Tim Juri melakukan penilaian terhadap semua peserta dengan kriteria :


    1. Keserasian Pakaian dan Aksesoris .


    2. Ekspresi Wajah dan Make Up .


    3. Gaya dan Keluwesan .


         Hasil kejuaraan LOMBA PERAGAAN BUSAN BATIK DHARMA WANITA PERSATUAN KECAMATAN MASARAN MEMPERINGATI HUT KEMERDEKAAN RI KE 65 TAHUN 2010 sebagai berikut :


    JUARA I : Ny. Beni Suparwati


    JUARA II : Ny. Dani Dwi Puspitasari


    JUARA III : Ny. Anik Warsini


    JUARA HARAPAN I : Ny. Agustina Nur H


    JUARA HARAPAN II : Ny. Rini Purwantari


    JUARA HARAPAN III : Ny. Sukesi


    JUARA ISTIMEWA : Ny. Wulan


         Demikian salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Masaran, dalam menyambut HUT RI ke- 65 Tahun 2010. (pde).

    [ Kec. Masaran ]


    [ 14/07/2010, 08:31 WIB ]
    PENYERAHAN DANA SOSIAL ALOKASI SURPLUS TA. 2009 PNPM-MP KEC. JENAR

           JENAR - Wajah sumringah tampak dari para Rumah Tangga Miskin calon penerima Dana Sosial berupa kambing dari dana alokasi surplus PNPM – MP Kecamatan Jenar Tahun Anggaran 2009.


           Ya, beberapa waktu yang lalu, pada hari Jum’at tanggal 9 Juli 2010, PNPM – MP Kecamatan Jenar menggelar acara Penyerahan Dana Sosial Alokasi Surplus TA. 2009 berupa kambing kepada Rumah Tangga Miskin. Dana Sosial berupa kambing tersebut diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Ir. Darmawan Minto Basuki, MM. MT, mewakili Bupati Sragen.


           Dalam kesempatan tersebut, Sekda berkenan menyerahkan 52 ekor kambing secara simbolis kepada Rumah Tangga Miskin, dengan rincian yaitu untuk Desa Japoh sebanyak 8 ekor, Ngepringan 2 ekor, Mlale 10 ekor, Dawung 10 ekor, Kandangsapi 15 ekor, Jenar 2 ekor dan Banyurip 5 ekor.


           Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasinya dengan memuji kinerja manajemen pengelolaan keuangan PNPM-MP Kecamatan Jenar yang sangat bagus karena bisa menghasilkan surplus, sehingga beliau menyatakan salut dan berterima kasih kepada PNPM – MP Kecamatan Jenar.(kec.Jenar)

    [ Kec. Jenar-PDE ]


    [ 24/06/2010, 09:32 WIB ]
    KTNA EXPO 2010 UNTUK TINGKATKAN PERTANIAN SRAGEN

           GONDANG - Dalam rangka peringatan hari  KRIDA PERTANIAN 2010, KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan ) Kabupaten Sragen akan menyelenggarakan kegiatan  KTNA EXPO 2010  pada tanggal, 26 s/d 27 Juni 2010.


           Kegiatan tersebut dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Gondang dengan pembagian tempat, di Kantor BPP Kecamatan Gondang untuk kegiatan perlombaan, Gedung IPHI Kecamatan Gondang untuk acara Temu Wicara, dan di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Gondang untuk Pameran dan Hiburan Rakyat.


           Menurut rencana acara tersebut akan dihadiri oleh Bapak Bupati dan Dinas/Intansi terkait dan akan dihadiri oleh Pengurus KTNA Propinsi Jawa Tengah, adapun pelaksanaan kegiatan EXPO sebagai berikut :
    1. Lomba Petani Teladan, Penyuluh Pertanian dan Penyuluh Kehutanan Teladan
    2. Lomba Asah Terampil Petani / Kelompok Tani
    3. Lomba Hasil Budidaya Pertanian dan Peternakan (Padi, Hortikultura, Ternak)
    4. Temu Wicara (Petani andalan dengan Dinas terkait)
    5. Pameran Hasil (Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan)
    6. Hiburan Rakyat dan Penyerahan hadiah lomba.


           Kegiatan expo ini secara garis besar bertujuan untuk mengidentifikasi usaha pertanian, perikanan, peternakan dan kehutanan yang diusahakan oleh Petani dan Peternak di Kabupaten Sragen pada umumnya, baik keunggulan, kelemahan, maupun potensi yang bisa digali dari sektor tersebut. Selain itu para petani dan peternak juga harus diberi pengetahuan dan motivasi untuk terus berinovasi tentang budidaya pertanian dan peternakan yang lebih baik dan menjanjikan.

    [ Bapelluh-PDE ]


    [ 20/04/2010, 12:40 WIB ]
    dE & R KONVEKSI YANG BESAR DAN PROFESIONAL DARI KEC. SAMBIREJO

         SAMBIREJO - Di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen Perusahaan konveksi pakaian olah raga dan seragam sekolah ini berada, Bapak Darwoto, S.Sn seorang dosen yang berjiwa entrepreneur ini mampu membina dan mengembangkan usaha konveksi yang telah menyerap banyak tenaga kerja di lingkungan tempat tinggalnya, dan berhasil mengembangkan sayap pemasaran produknya hingga Jakarta, Lampung, Bengkulu, Riu, Jambi, Flores, Halmahera, Bali, Papua, Kalimantan dan kota - kota di luar Indonesia seperti Malaysia dan Singapura.


         Berawal dari pekerjaan keseharian sebagai dosen desain tersebut, pak Darwanto memberanikan diri mendirikan perusahaan konveksi yang sekarang telah berkapasitas produksi hingga 8000 PC/Bulan. Pemasokan bahan baku yang di datangkan langsung dari pabrik kain yang masing- masing mempunyai keunggulan kain tertentu maka tak diragukan lagi kuwalitas hasil produk yang di hasilkanya.


         Pak Darwanto menjamin usaha konveksinya ini mampu memberikan pelayanan dan solusi terhadap konsumen dalam hal desain, service utama dalam desain yang memiliki nilai seni, komunikatif dan detail dengan didukung peralatan desain yang canggih, komputerize, scanner, digital photo, laser print dan desainer handal. Dalam hal cutting (pemotongan) penerapan ketelitian dan kwalitas dimulai dari system potong yang efektif dan efisien bahan sehingga mampu kompetitif dari harga jual produk di pasaran.


         Didukung peralatan mesin - mesin high speed dan tenaga professional, penerapan system dan teknik cetak yang mengutamakan seni dan ketelitian dalam desain, membawa produk lebih memiliki karakter. Dalam proses finishing, produk dimulai pembuangan sisa jahitan, setrika, cheking akhir dan pengepakan (packing) sesuai permintaan konsumen. Selain berada di dalam lokasi yang sama, usaha konveksi ini jg memberikan pengerjaan di luar di rumah – rumah penduduk yang jumlahnya mencapai puluhan penjahit.


         Kesuksesan yang diraih pak Darwanto ini tak lepas dari usaha keras dan semangat pantang menyerah, dan tentunya juga merupakan kesuksesan daerah tempat usaha ini berdiri, penduduk Kadipiro dan sekitarnya tentunya bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang tidak perlu jauh – jauh meninggalkan rumah, bagi pemerintah Kec. Sambirejo tentunya merupakan asset yang perlu terus di kembangkan dan juga bisa meningkatkan taraf hidup dan penghasilan penduduk setempat. (Pji – PDE).

    [ PDE ]


    [ 07/04/2010, 09:29 WIB ]
    PAK PONO, SANG DISTRIBUTOR YANG BESAR DARI IKAN AIR TAWAR

           MASARAN - Di sebagian besar pedagang eceran ikan air tawar di Jakarta raya pasti sudah tidak asing dengan pria paruh baya ini, Pak Pono biasa disapa adalah bukti kesuksesan dan buah dari sebuah kerja keras, pria asli Sragen ini merupakan perintis usaha kecil dibidang perikanan, hingga saat ini usaha yang telah ditekuninya ini sudah menjadi salah satu distributor terbesar di Jakarta.
           Dalam memenuhi permintaan konsumen yang sangat banyak, yang sebagian besar adalah pedagang ikan segar, maka Pak Pono harus mendatangkan stok ikan yang sangat banyak. Sehingga ikan gurameh dari Kediri pun harus di datangkan ke Jakarta, dalam sehari bisa 2-3 truk atau kira kira 22.5 kwintal ikan gurameh segar.
           Sedangkan khususnya kolam pribadi yang berada di Dk. Tempel Ds. Krikilan Kec. Masaran dijadikan bank penggemukan untuk ikan gurameh sebelum di bawa ke Jakarta. Lahan kolam yang luasnya 24.000 Meter persegi dan memiliki 75 kolam berukuran 10 x10 Meter persegi, dalam satu kolam kira kira menampung 1500 ekor ikan gurameh.
           Dalam pemeliharaan keseharian ada 4 orang yng cukup berpengalaman menanganinya, ternyata dalam pemeliharaan gurameh khususnya penggemukan tidak terlalu sulit, yang perlu kita perhatikan adalah takaran pakan ikan disesuaikan dengan usia ikan dan luas kolam, sedang mengenai penanganan penyakit yang perlu diperhatikan adalah kesehatan air nya, minimal dalam setahun kolam harus 2 kali di kuras.
           Pak Suyadi sebagai salah satu pengurus kolam perikanan itu menyatakan bahwa di tempat itu selain sebagai kolam penggemukan juga menerima hasil panen dari berbagai peternak ikan gurameh dari seluruh Kab. Sragen berapapun banyaknya akan siap di tampung, selain itu juga menyediakan pembibitan ikan gurameh.
           Jika peternak ikan gurameh menemukan ikan dengan mata yang melotot itu penyebabnya adalah karena kelebihan pakan, ikan gurameh juga rentan terhadap perubahan cuaca, dari panas menjadi dingin secara tiba tiba bisa menyebabkan penyakit cacar. Dan pemberiaan vaksin kesehatan dan kekebalan sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran ikan. 
          Usaha Perikanan Gurameh yang ditekuni dengan serius ternyata tidaklah sulit dan sangat menguntungkan, dan bagi masyarakat Sragen yang memiliki peternakan ikan gurameh jika menemukan permasalahan pemasaran maka bisa di salurkan ke peternakan ikan Bapak Pono Desa Krikilan Kec. Masaran Kab. Sragen.(Pji_Hap-PDE)[ PDE ]


    [ 29/03/2010, 08:49 WIB ]
    BUPATI SRAGEN HADIRI PERINGATAN MAULID NABI DI SBBS SRAGEN

           SRAGEN - Bupati Sragen, H. Untung Wiyono, S.H., hadir dalam puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1430 H pada hari Sabtu 21 Maret 2010 WIB di GOR SMP & SMA Negeri SBBS Sragen.


           Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini juga dihadiri oleh Jajaran Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Sragen, Perwakilan Kejaksaan Negeri Sragen, DPRD Sragen, Kapolres Sragen & Muspida Sragen, Camat Gemolong beserta Jajaran Muspika Kecamatan Gemolong, Orang Tua siswa-siswa SBBS, serta Panti Asuhan di Sragen & sekitarnya.


          

    [ SBBS - PDE ]


    [ 26/03/2010, 09:06 WIB ]
    Ratusan Anak TK Serbu Layanan Anak Perpusda Kab. Sragen

           SRAGEN - Apa jadinya, jika ratusan anak menyerbu sebuah perpustakaan ? “Menyenangkan,” itulah jawaban yang tepat. Inilah yang terjadi Layanan Khusus Anak Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen pada tanggal 22 Maret dan 24 Maret 2010.


           Anak-anak TK dari TK Siwi Peni I, TK Aisyiyah I, dan TK Anugrah Sine mendapat kesempatan istimewa mengunjungi Layanan Khusus Anak di Gedung Unit II Kantor Perpusda Kabupaten Sragen JL. Raya Sukowati No. 15 D Sragen atau tepatnya di depan Rumah Makan Bandung, Sragen pada tanggal 22 Maret 2010.


           Sementara itu, anak-anak dari TK Trisula, TK Aisyiyah II, dan TK Kartika III-53 menyerbu Layanan Khusus Anak pada tanggal 24 Maret 2010 kemarin. Layanan Khusus Anak merupakan produk baru layanan yang diluncurkan oleh Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen. “Hal ini bertujuan untuk mengenalkan budaya membaca sejak dini kepada anak-anak, “ terang Sumanto SH. MM, Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen.


           Dalam acara ini, anak-anak TK disuguhi layanan menonton film edukatif dan pesona pariwisata di Kabupaten Sragen. Selain itu juga layanan Story Telling alias bercerita yang disampaikan oleh Kak Agus dari Taman Bacaan Manca, Sragen. (Romi FS/Perpusda)

    [ Perpusda-PDE ]


    [ 26/03/2010, 09:01 WIB ]
    Kantor Perpusda Kab. Sragen Gelar Bintek Otomasi Perpustakaan

           SRAGEN - Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen, pada tanggal 23 Maret 2010 lalu menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) Otomasi Perpustakaan Angkatan I. Kegiatan ini diikuti oleh enam orang peserta dari perpustakaan sekolah dan mahasiswa D-2 Perpustakaan UT UPBJJ Surakarta.


           Keenam peserta ini adalah : Sarimin, S.Kom dari SMP N 2 Tangen, Puji Hastuti dari SD N Sigit 2 Tangen, Joko Susilo (SD N Sribit 1), Kristianto Sigit Pramono (SMP N 1 Tangen), Puji Astuti (SD N Glonggong 1) dan Margiyanti. Lima nama terakhir masih berstatus sebagai mahasiswa D-2 Perpustakaan UT UPBJJ Surakarta.


           Dalam kegiatan ini, program otomasi yang digunakan adalah Senayan yang merupakan program open source berbasis Web. Melalui otomasi ini, kegiatan inventarisasi buku, katalogisasi, pembuatan label, pembuatan kartu anggota, statistik perpustakaan, dan layanan sirkulasi dapat dilakukan dengan komputer. “Dipilihnya program otomasi Senayan karena merupakan program yang bersifat terbuka dan dilengkapi dengan berbagai fitur yang sesuai dengan kaidah ilmu perpustakaan, “tutur Romi Febriyanto Saputro S.IP, yang bertindak selaku tutor dalam kegiatan ini.


           Setiap peserta dalam bintek ini melakukan praktik langsung dengan komputer (satu peserta, satu komputer). “Karena itu, kami melakukan pembatasan jumlah peserta dalam setiap pembelajaran maksimal 6 orang”, kata Romi menjelaskan. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen, Sumanto SH, MM, mengatakan bahwa otomasi perpustakaan merupakan sebuah keharusan untuk meningkatkan layanan perpustakaan terhadap pemustaka. Disamping itu hal ini akan mempermudah dan meringankan kerja para pustakawan terutama yang berada di perpustakaan sekolah.


           Kantor Perpustakaan Daerah masih membuka kesempatan bagi seluruh pustakawan/pengelola perpustakaan ataupun masyarakat luas yang ingin mengikuti kegiatan ini. Info selengkapnya klik www.perpustakaansragen.blogspot.com (Romi FS/Perpusda).

    [ Perpusda-PDE ]


    [ 09/03/2010, 10:23 WIB ]
    NAGA YANG BANYAK DIBURU ORANG

           Masaran- Buah naga atau dragon fruit memang belum lama dikenal, dibudidayakan, dan diusahakan di Indonesia. Tanaman dengan buahnya berwarna merah dan bersisik hijau ini merupakan pendatang baru bagi dunia pertanian di Indonesia dan merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan karena pengembangan tanaman buah naga sangat bagus dibudidayakan didaerah tropis seperti di Indonesia.
           Tanaman dengan nama latin Hylocereus undatus ini pun menarik minat Ir Warjimin yang juga Kepala Bidang Holtikulture di Dinas Pertanian Kabupaten Sragen untuk membudidayakan di daerah Sragen.
           Buah yang jika dilihat tampak menyeramkan namun berasa manis dan menyegarkan ini terdiri dari akar, batang, duri dan bunga serta buah. Akar buah naga hanyalah akar serabut yang berkembang di dalam tanah di batang atas sebagai akar gantung. Akar tumbuh di sepanjang batang di bagian punggung sirip di sudut batang. Di bagian duri muncul ini akan tumbuh bunga yang bentuknya mirip bunga Wijayakusuma. Bunga yang tidak rontok berkembang menjadi buah. Buah naga bentuknya bulat agak lonjong.
           Kulit buahnya berwarna merah menyala untuk jenis buah naga putih dan merah, berwarna merah gelap untuk buah naga hitam dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit dipenuhi dengan jumbai-jumbai yang dianalogikan dengan sisik seekor naga. Oleh sebab itu, buah ini disebut buah naga. Batangnya berbentuk segitiga, durinya pendek sekali dan tidak mencolok, sampai mereka dianggap “kaktus tak berduri ”.
           Awalnya ia hanya menanam sebanyak 1500 batang. Lahan sawah miliknya yang terletak tidak jauh dari rumahnya, pada bulan Juni 2006 disulap menjadi lahan budidaya buah naga. Dari berbagai jenis buah naga yang ada dipasaran saat ini, buah naga super merah Dan buah naga daging warna putih menjadi pilihannya. Jenis buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis) biasa di sebut “Super Red”. dari rasanya, jenis ini tergolong paling manis diantara jenis lainnya.
           Tanaman buah naga miliknya, kini telah berjumlah 5000 batang dimana tiap empat pohon buah naga ditopang satu tiang pancang. Menurut Pak No Pengawas Perkebunan milik Ir Warjimin ini “tiang pancang, idealnya mempunyai ketinggian 160 cm dari permukaan tanah. Dimensinya 12 x 12 cm. Jarak antar tiang pancang 2,5 x 2,5 meter. Sedangkan jarak antar bedeng 3 meter. Antar bedeng dipisahkan oleh irigasi kecil” jelasnya.

    Mudahnya Membudidayakan Buah Naga

           Membudidayakan buah naga ini tidaklah sulit karena tanaman ini tidak berpengaruh terhadap kualitas tanah, Jenis apa saja dapat di lakukan penanaman. Daerah tropis cocok untuk Tanaman ini. Dalam penanaman sebaiknya dibuatkan parit untuk saluran drainase di areal kebun. Dan mengunakan tiang pancang sebagai penyangga tanaman kaktus. Tiang penyangga ini biasa terbuat dari kayu atau beton yang di tancapkan ke tanah sedalam 50cm dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 cm.
          Dalam menanam buah naga, yang paling penting diperhatikan adalah cara pemeliharaannya. Cabang-cabang yang telah berbuah harus segera dipotong. Di lahan seluas 4.500 meter persegi ini dipekerjakan empat orang karyawan yang diberi tugas untuk menjaga dan memelihara kesuburan tanaman buah naga. Sejak mulai tanam, sampai kurang lebih satu tahun, biasanya tanaman ini sudah mulai berbuah. Buah naga termasuk jenis tanaman musiman, biasanya berbuah pada bulan Desember sampai dengan Mei.
          Dalam satu kali masa panen (Bulan Desember sampai dengan Mei), pada tahun pertama, setiap batang pohon bisa menghasilkan 1-2 kg. Pada tahun kedua, setiap pohon bisa sampai 4 kg, pada tahun ke tiga bisa mencapai 8 kg, dan seterusnya bertambah setiap tahun. “Makin tua, makin banyak buah yang dihasilkan. Buah naga dapat bertahan sampai umur 35 tahun lebih.” lanjut Pak No.
           Namun untuk pemetikan buah pada saat panen tidak boleh sembarangan. Harus menggunakan gunting agar tidak melukai batang dan buah sehingga pada panen berikutnya akan dihasilkan buah yang sama kualitasnya. Pupuk yang digunakan pun bervariasi tergantung kondisi tanaman tersebut. Pada saat tanam pertama menggunakan pupuk kandang, kemudian bila tanaman sudah mulai berbunga maka diberi pupuk untuk penumbuh buah. Sehingga dihasilkan buah yang besar dan segar.[ PDE ]


    [ 15/02/2010, 08:55 WIB ]
    PENYERAHAN BANTUAN TANAMAN PENGHIJAUAN

           Kalijambe-Jumat (12/02) lalu Kecamatan Kalijambe mengadakan acara penyerahan bantuan tanaman penghijauan dalam rangka mendukung Program Pemerintah one man one Three, yang dilaksanakan di halaman Balai Desa Sambirembe yang di ikuti oleh beberapa unsur Masyarakat Desa Sambirembe, KKN Unisri, Koramil Kalijambe.
          Acara tersebut diawali dengan upacara penyerahan bantuan tanaman penghijauan secara simbolis oleh Camat Kalijambe, berupa tanaman Gemelina ( 150 bt ), tanaman Trembesi ( 150 bt ) dari Koramil Kalijambe dan tanaman Jeruk ( 500 bt ) dari KKN Unisri, setelah upacara selesai akan di laksanakan penanaman massal di lingkungan Balai Desa Sambirembe bersama dengan masyarakat Sambirembe, dan hal serupa juga sudah dilaksanakan di Desa Banaran serta Desa Jetiskarangpung. ( Sutoto )[ Kec. Kalijambe ]


    [ 18/01/2010, 09:21 WIB ]
    RRI SURAKARTA LIPUT HASIL PEMBANGUNAN PLUPUH

           PLUPUH - Media massa merupakan cara paling efektif untuk berkomunikasi dengan khalayak umum, hal ini yang ditangkap oleh Camat Plupuh P. Noerdyatmo, S.Sos, MM untuk menginformasikan hasil pembangunan Kecamatan Plupuh lewat Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta pada acara siaran pedesaan.


           Wawancara tersebut dipandu oleh Sudaryanto ( nama udara : Lek Manyun ) dan Ibu Nur Cahyani ( nama udara : Mbak Nur ) pada hari Kamis (14/1). Menurut Camat Plupuh, Noerdyatmo, meskipun tidak disiarkan secara langsung, namun wawancara yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Plupuh dipersiapan dengan sangat baik dan maksimal agar tidak perlu take ulang berkali-kali.

    [ Kec. Plupuh ]


    [ 09/01/2010, 07:42 WIB ]
    SBBS ikuti education Expo di SD Pangudiluhur 1 & 2 Surakarta

           SURAKARTA - SMP & SMA Negeri SBBS (Sragen Bilingual Boarding School) Gemolong Sragen, pada hari Kamis, 7 Januari 2010 mengikuti Education Expo di SD Pangudiluhur 1 & 2 Surakarta yang berlokasi di Jl. Soegijopranoto 1 Surakarta.


           Bertempat di SD Pangudiluhur 1 & 2, kegiatan ini berlangsung dari jam 09.00 wib s.d 13.00 wib. Pameran Pendidikan ini bertujuan untuk memberikan info ke orang tua siswa kelas 5 & 6 di SD Pangudiluhur 1 & 2 Surakarta tentang sekolah-sekolah favorit di Solo & sekitarnya, sekaligus memberikan kesempatan terhadap sekolah-sekolah tersebut untuk mencari siswa berprestasi dari SD Pangudiluhur 1 & 2 Surakarta.


          

    [ SBBS ]


    [ 29/12/2009, 09:07 WIB ]
    JAJANAN KHAS SRAGEN, MBAH RAJAK, RASANYA ENAK DAN KHAS DILIDAH

           SRAGEN - Sragen, selain kaya akan prestasi ternyata juga kaya akan makanan tradisional. Salah satunya adalah makanan khas yang diproduksi oleh Mbah Sumo Diharjo yang lebih akrab dipanggil Mbah Rajak. Sudah 40 tahun mbah Rajak berjualan aneka macam makanan tradisional, antara lain: Jenang, trasikan, wajik, jadah, dan aneka lauk pauk.


           Karena banyaknya pembeli, selain berjualan di pasar Bunder, mbah Rajak juga melayani pembeli yang langsung datang dirumah. Banyak sekali pembeli yang sudah menjadi langganannya karena itu setiap hari warung mbah Rajak di pasar tidak pernah sepi oleh pembeli. Mulai pagi sampai sore makanannya selalu diserbu pembeli dan jarang sekali makanan tersebut sampai sisa. Bahkan tidak jarang pembeli yang datang berasal dari luar daerah dan menjadikan makanan khas Sragen buatan mbah Rajak ini sebagai oleh-oleh.

    [ Humas ]


    [ 28/12/2009, 10:10 WIB ]
    ASYIKNYA NAIK BENDI DI ALUN-ALUN SRAGEN

           SRAGEN - Bagi masyarakat di Kabupaten Sragen, Alun-alun Sasono Langen Putro merupakan tempat hiburan dan rekreasi untuk sekedar melepas lelah setelah seharian penuh menjalankan aktivitas sehari-hari. Sebagai tempat hiburan dan rekreasi alun-alun Sasono Langen Putro tentunya telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata. Salah satunya adalah Bendi, yaitu semacam kereta beroda dua yang ditarik seekor kuda.


           Keberadaan bendi di seputar alun-alun sudah ada kira-kira dua tahun lalu. Setiap sore menjelang Maghrib, sebelah utara alun – alun Sragen sudah terparkir puluhan bendi yang siap mengantar para penumpang untuk putar-putar di sekeliling alun-alun Sasono Langen Putro. Banyak warga masyarakat yang datang ke alun-alun Sasono Langen Putro, hanya sekedar merasakan sensasi naik kereta mini yang ditarik kuda tersebut.


          

    [ HUMAS ]


    [ 28/12/2009, 09:22 WIB ]
    SBBS ikuti Zumre Guru Pasiad di SMP-SMA Semesta Semarang

           SMP & SMA Negeri SBBS (Sragen Bilingual Boarding School) Gemolong Sragen, mulai hari Minggu s/d Senin, 20 Desember 2009 s/d 28 Desember 2009 mengirimkan guru-guru Bahasa Inggris, Komputer, Matematika & Sains untuk mengikuti Zumre Guru Pasiad di SMP-SMA Semesta Semarang.


           Zumre merupakan istilah dalam bahasa Turki dimana dalam terminologi bahasa Indonesia lebih dikenal sebagai MGMP atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran.


           Acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah-sekolah mitra kerja Pasiad di Indonesia, dimana guru-guru semua sekolah Pasiad se Indonesia, yaitu dari sekolah Pribadi Depok, Semesta Semarang, Pribadi Bandung, Kharisma Bangsa Tangerang, Fatih Aceh, & SBBS Sragen berkumpul bersama-sama setiap 6 bulan sekali.

    [ SBBS ]


    [ 28/12/2009, 09:14 WIB ]
    SBBS Selenggarakan Program Home Visit Orangtua Siswa SBBS

           SMP & SMA Negeri SBBS (Sragen Bilingual Boarding School) Gemolong Sragen, mulai hari tanggal 21 Desember 2009 s/d 2 Januari 2010 menyelenggarakan Program Home Visit Orangtua Siswa SBBS.


           Program yang bersamaan dengan masa liburan siswa SBBS ini merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap 1 semester sekali, dengan bentuk kegiatan kunjungan secara langsung ke rumah-rumah orangtua siswa SBBS yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.


           Kegiatan ini dilaksanakan oleh para wali kelas dengan didampingi perwakilan guru mata pelajaran siswa yang bersangkutan.

    [ SBBS ]


    [ 16/12/2009, 11:32 WIB ]
    OSIS SBBS SELENGGARAKAN SEMINAR BAHAYA NARKOBA

    SRAGEN - OSIS (Organisasi Intera Sekolah) SMP dan SMAN SBBS (Sragen Billingual Boarding School) pada hari jumat 11 desember 2009 menyelenggarakan seminar penyuluhan bahaya narkoba.

    [ SBBS ]


    [ 06/11/2009, 09:14 WIB ]
    PLUPUH ADAKAN MUSYAWARAH ANTAR DESA KHUSUS

           PLUPUH - Kecamatan plupuh mengadakan Musyawarah Antar Desa Khusus Pergantian Sekretaris Unit Pengelola Kegiatan PNPM-MP beberapa waktu yang lalu. Tes dilaksanakan dalam beberapa tahap untuk dapat mendapatkan sekretaris yang handal dan tepat. Adapun peserta yang mengikuti tes, adalah Akbar Karyadi, Amd., Dedi Prasetyo Wicaksono, SE., dan Digiet Ari Setiawan, SE.[ kec_plupuh ]


    [ 29/10/2009, 10:41 WIB ]
    BHAKTI DONOR DARAH PMI KEC. PLUPUH

           PLUPUH - Dalam rangka Bhakti Donor Darah, PMI Cabang Sragen bekerja sama dengan PMI Ranting Kec. Plupuh mengadakan kegiatan Donor Darah. Kegiatan mulia yang sudah menjadi rutinitas ini diselenggarakan pada Hari Rabu, 28 Oktober 2009 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Plupuh.

           Kegiatan ini dimulai jam 09.00 s/d 12.00 WIB. Dengan jumlah penyumbang darah yang memenuhi syarat sebanyak 45 orang, terdiri dari unsur PNS, TP PKK Kec., siswa SLTA dan sebagian warga masyarakat Kec. Plupuh.

           Kegiatan donor darah ini memang sangat digalakkan oleh PMI Cabang Sragen, mengingat perlunya stok darah yang cukup menghadapi musim pancaroba yang biasanya diikuti dengan meningkatnya penderita demam berdarah.(kecplupuh/pde)[ Kec. Plupuh ]


    [ 26/10/2009, 10:03 WIB ]
    Dari Pengajian Rutin Malam Senin Pahing : BERBUAT BAIK DAN BEKERJA SEBAGAI TANDA SYUKUR

           SRAGEN - Pengajian rutin malam Senin Pahing kembali digelar, Minggu (25/10), bertempat di pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen. Pengajian yang diadakan setiap 35 hari sekali ini dihadiri pejabat dinas/instansi, camat, serta masyarakat sekitar. Inti pengajian yakni ceramah siraman rohani (tausiyah) disampaikan oleh ustadz KH. Mafruh.


           Dalam sambutannya Bupati Sragen H. Untung Wiyono mengatakan saat ini bangsa kita berada dalam cengkeraman bangsa asing. Mulai dari budaya yang masuk ke Indonesia hingga produk-produk makanan, minuman, rokok, dan elektronik. Bahkan Indonesia menjadi importir mesin dan makanan terbesar kedua setelah negara Mesir. Padahal tidak ada yang kurang dari negeri ini, seperti sumber daya alam yang melimpah. “Menghadapi pengaruh asing ini perlu gerakan kolektivitas kesadaran diri masyarakat,” kata Bupati.


           Nasionalisme perlu ditanamkan pada anak-anak sejak kecil melalui pendidikan dari orang tua maupun guru. Generasi muda dibebani tanggung jawab membangun bangsa didasari dengan niat dan semangat luhur. Dimulai dari pendidikan pada anak didik, pelan-pelan mereka akan paham kondisi bangsa ini, perjuangan dan cita-cita nasional. Peningkatan spiritual dan lahiriah adalah modal dasar agar bangsa kita sejajar dengan bangsa lain. “Generasi muda awalnya perlu dipaksa, kemudian terpaksa dan terbiasa, akhirnya menjadi budaya,” tambah Bupati.


           KH. Mafruh dalam tausiyahnya menguraikan, negara Indonesia ini makmur tetapi mengapa masih banyak rakyat yang sengsara. Hal ini disebabkan umat manusia mengkufuri/tidak mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Mensyukuri tidak hanya mengucapkan alhamdulillah dan memanfaatkan nikmat saja, namun harus diwujudkan dengan perbuatan, salah satunya dengan kerja keras.”Berbuat baik dan bekerja dengan sungguh-sungguh itu sebagai tanda syukur,” katanya.

    [ PDE ]


    [ 24/10/2009, 09:05 WIB ]
    HALAL BIHALAL KORPRI KECAMATAN PLUPUH

           PLUPUH-Meski telah di ujung bulan syawal, namun tak menyurutkan niat pengurus Korpri Kecamatan Plupuh untuk menyelenggarakan Halal Bihalal 1430 H / 2009 M yang diselenggarakan pada hari Jumat (16/10).


           Acara yang bertempat di halaman kantor Kecamatan Plupuh ini dihadiri kurang lebih 950 orang, terdiri dari Muspika, PNS / non PNS, SD / MI sampai dengan SLTA, UPT Dinas / Instansi, dan Kepala Desa beserta perangkat desa se Kecamatan Plupuh.


           Pada kesempatan yang sangat baik ini, inti halal bihalal disampaikan oleh Dokter H. Agus Budiarto M.AG. dr Agus menyampaikan agar setiap orang berharga di hadapan Alloh SWT dan berharga di masyarakat maka harus melaksanakan 3 hal yaitu : Menguasai ilmu pengetahuan, Bekerja keras, mendapatkan rejeki yang halal dan mensodakohkan sebagian rejeki yang di terima, dan Menjalankan ibadah sesuai tuntunan agama yang dianut. (kec. Plupuh)

    [ Kec. Plupuh ]


    [ 12/10/2009, 09:53 WIB ]
    HALAL BI HALAL KORPRI KEC. JENAR

           JENAR - Masih dalam suasana Idul Fitri 1430 H, Keluarga Besar KORPRI Kecamatan Jenar pada hari Rabu tanggal 6 Oktober 2009 mengadakan kegiatan Halal Bihalal, bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Jenar.


           Sesuai laporan online Kantaya tanggal 6 Oktober 2009, kegiatan tersebut diikuti oleh semua anggota KORPRI se- Kecamatan Jenar, dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an olehUmmi Nur Hidayati, S.Ag. dari SMP N 2 Jenar, juga pembacaan Ikrar Halal Bihalal yang dibacakan oleh Drs. Tukimin dari SMP N 1 Jenar dan ditirukan semua yang hadir.


           Camat Jenar Sriyatmoko, S.Sos. MM memberikan sambutan singkat untuk memberi semangat dan kesadaran seluruh anggota Korpri Kec. Jenar dan dilanjutkan dengan mauidzah hasanah yang diisi oleh Mubaligh Bp. Kiai H. Muhammad Bilal dari Patihan, Sidoharjo, Sragen, dengan memberikan hikmah halal bihalal diselingi guyonan-guyonan menarik khas Kyai Bilal.

    [ Kec. Jenar ]


    [ 20/05/2009, 12:25 WIB ]
    PENCANANGAN PROGRAM KB NASIONAL TERPADU TAHUN 2009

           SUKODONO - Bertempat di Kantor Kecamatan Sukodono Selasa (19/5) Komando Distrik Militer (Kodim) 0725 Sragen menggelar kegiatan Pencanangan Program Keluarga Berencana Nasional terpadu tingkat Kabupaten Sragen tahun 2009. Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama TNI dengan Pemerintah Kabupaten Sragen Khususnya dengan Dinas Kesehatan dan Dinas PKBM Sragen.


           Program tersebut akan dilaksanakan selama 5 tahun, untuk tahun ini akan dalam berlangsung antara bulan Mei sampai Oktober 2009. Kegiatan tahun ini mengambil thema “ BKKBN Bersama TNI Meningkatkan Program KB Untuk Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera”.


           Dalam sambutan Panglima Kodam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Haryadi Soetanto yang dibacakan oleh Komandan Kodim 0725 Letkol. Armed. VS Bayu Sasetya, SIP dijelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membangun keluarga kecil, bahagia sejahtera sehingga dapat terwujud keseimbangan antara jumlah penduduk dengan alam dan lingkungannnya.


           Untuk menjaga keseimbangan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melaksanakan program KB. Karena KB erat kaitannnya dengan pengendalian jumlah penduduk, dimana sasaran akhir Program KB Nasional bukan hanya jumlah anak saja tetapi juga mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Dandim mengatakan rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada program KB Nasional terpadu di Kabupaten Sragen ini antara lain khitanan massal, pelayanan KB susuk, pengobatan gigi dan pengobatan massal, perbaikan gizi balita, serta donor darah di PMI Sragen.


           Dalam acara pencanangan tersebut juga diberikan secara simbolis sarung serta baju koko bagi peserta khitanan massal. Selain itu, diserahkan juga bantuan modal kepada 2 kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) serta pemberian piagam dan lencana akseptor KB Lestari 10 tahun, 15 tahun serta 20 tahun.

    [ humas ]


    [ 06/04/2009, 14:54 WIB ]
    ATASI PENGANGGURAN DENGAN PADAT KARYA

           KARANGAMALANG- Penciptaan lapangan kerja diarahakan pada pemberdayaan potensi penganggur dan setengah penganggur melalui sistem padat karya. Terkait hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen menyelenggarakan Pencanangan Padat Karya Produktif tahun 2009 di Desa Pelemgadung Kecamatan Karangmalang, Senin (6/4).


           Menurut Sekretaris Disnakertrans Sulistyo,S.Sos kegiatan ini dilakukan secara dinamis dan holistik dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup serta produktifitas penduduk setempat. Kegiatan ini dilakukan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi sumberdaya tekhnologi setempat. Antara lain meliputi rehab pasar, karamba ikan, pembuatan kandang domba dan kandang ayam.


           Persiapan pelaksanaan kegiatan, lanjut Sulistyo, dimulai dari observasi dan identifikasi potensi wilayah Padat Karya di 28 desa se-kabupaten Sragen untuk menentukan lokasi wilayah padat karya produktif. Berdasarkan laporan tim identifikasi terdapat 31 desa yang memenuhi syarat lokasi padat karya produktif. Kemudian diadakan evaluasi dan revisi berkaitan dengan peralatan kerja dan bahan bangunan fisik.


           Sulistyo menjelaskan pelaksanaan kegiatan Padat Karya Produktif ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama mulai tanggal 6 April dengan lokasi di 15 desa yang tersebar di enam kecamatan (Karangmalang, Kedawung, Ngrampal, Tanon, Miri, Sumberlawang).Tahap kedua mulai tanggal 13 April dengan lokasi 16 desa di enam kecamatan (Jenar, Tangen, gesi,m Sukodono, Mondokan, Kalijambe). Masing-masing tahap dilaksananan selama 40 hari kerja.


           Dalam sambutan sekaligus pembukaan, Bupati Sragen H Untung Wiyono mengatakan program Padat Karya ini adalah salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran. Meski dilakukan dalam waktu yang tidak lama tetapi telah membantu masyarakat. Namun jika masyarakat ingin berwiraswasta sendiri, Pemkab Sragen juga menyediakan saranan dan prasarana bagi usaha masyarakat tersebut, terutama usaha kecil. (nova)

    [ Humas ]


    [ 04/04/2009, 14:03 WIB ]
    SWADAYA MASYARAKAT UNTUK PERCEPAT PEMBANGUNAN

           GEMOLONG - Siang itu, matahari tepat di atas kepala. Jalan cor beton di Dukuh Dempul Kelurahan Ngembatpadas Kecamatan Gemolong yang baru saja selesai dibangun, memantulkan teriknya. Tampak beberapa kendaraan melaju pelan menyusuri jalan sepanjang 4,5 km itu, dipandu karang taruna desa.


           Usai shalat Jum’at di Masjid setempat, Bupati Sragen H Untung Wiyono meresmikan jalan hasil swadaya masyarakat tersebut, sekaligus mengawali rangkaian kunjungan kerjanya di Gemolong, Jum’at (3/4) kemarin. Bupati menyambangi 14 desa di wilayah yang sering dijuluki ’Kota Sragen Kedua’ ini. Diantaranya, Kelurahan Ngembatpadas, Kragilan, Kwangen,Gemolong, Desa Brangkal, Kaloran, Purworejo, Jenalas, Nganti,Kalangan,Peleman, Tegaldowo, Genengduwur, dan Jatibatur.


           Di hadapan warga Ngembatpadas dan sekitarnya, Bupati menyampaikan apresiasi positif atas gotong royong warga Dempul membangun jalan cor yang membelah dukuh mereka. Akses mobilitas warga yang menelan dana tak kurang dari Rp. 455 juta itu membuat Dukuh Dempul tampak bersih dan rapi. Kecamatan Gemolong dinilai Bupati memiliki antusiasme membangun tinggi. Swadaya masyarakat di wilayah ini telah menghasilkan sarana dan prasarana yang representatif untuk kenyamanan warganya. Seperti jalan aspal sepanjang 600 meter di Dukuh Mijahan yang juga diresmikan Bupati pada hari yang sama. Semangat seperti ini akan mempercepat pelaksanaan pembangunan di Sragen.


           Bupati menyampaikan, disamping prasarana jalan yang dibangun atas swadaya masyarakat, pemkab telah melakukan pembangunan jalan hotmix sebanyak 32 ruas, sepanjang 53,77 km dan jalan beton sebanyak 21 ruas, sepanjang 38,62 km pada tahun anggaran 2008. Peningkatan sarana dan prasarana fasilitas umum ini semakin menambah kualitas pembangunan di Bumi Sukowati, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


            Pada kesempatan yang sama, Bupati juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat menjaga kondusifitas lingkungannya, menjelang Pemilu yang akan digelar beberapa hari lagi. Bupati juga mengajak warga yang telah memiliki hak pilih, untuk berpartisipasi dalam Pemilu nanti.


    Selain meresmikan jalan cor beton dan aspal, Buapti juga meresmikan Balai Desa Tegaldowo dan menunjau pembangunan alih tempat Balai dan Kantor Desa serta gedung TK di Desa Nganti. (peppy)

    [ Humas ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+