Fri, 29 August 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013
  • September, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Sidoharjo


    [ 13/08/2014, 15:29 WIB ]
    Pasar Tambak, pasar unik hanya ada tiap bulan syura

    Nama dukuh tambak, Desa sribit, Kecamatan Sidoharjo, ternyata menyimpan tradisi ritual menarik. Tiap malam jumat wage pada tanggal pertama bulan muharram atau Syura, masyarakat sekitar berbondong-bon dong ke lapangan tempat areal petilasan joko tingkir dan membuat pasar malam.
    Uniknya, semua dagangan yang dijual di lokasi pasar itu berbahan dasar bambu dan terkait dengan kebutuhan dapur serta pertanian. Sembari belanja, pengunjung yang hadir juga tak lupa memanjatkan doa kesebuah galeh (tonggak) yang konon diyakini sebagai tambatan perahu joko tingkir. Dengan diiringi dengan gending-gending jawa yang mengalun sepanjang malam, seolah mengingatkan suasana zaman kerajaan tempo dulu \'yang dijual ini ya piranti tani dan dapur. Ada cemeti, caping, nyiru, tenggok, beruk (penakar beras), sendak sayur, centong tapi semua dari kayu.komplitnya ya beras kuning, beras ketan, kacang hijau.
    [ PDE SRAGEN ]


    [ 16/05/2014, 11:44 WIB ]
    Karawitan campursari MUDHO LARAS terkenal setelah masuk dapur rekaman

    Karawitan Campursari MUDHO LARAS yang beralamat di desa Pijilan, Jambanan, Sidoharjo, Sragen Pimpinan Bpk. RUSLAN ABDULGANI (Mbah Modhin) Jambanan merupakan satu dari ratusan kelompok campursari di wilayah sragen. Musik campursari adalah perpaduan musik gamelan jawa dengan beberapa alat musik seperti gitar, gendang dan organ. Musik ini awalnya berasal dari Gunung Kidul yang dipelopori oleh Manthous. Di Sragen musik ini mulai menjamur di awal tahun 90 an. Hampir di setiap kecamatan terdapat kelompok musik campursari.
    MUDHO LARAS  asal Sidoharjo Sragen ini telah sukses masuk dapur rekaman.  Puluhan  album kelompok musik ini sudah diproduksi dan cukup laris dipasaran.



    [ PDE SRAGEN ]


    [ 24/03/2014, 12:28 WIB ]
    MIN Patihan Sidoharjo, Sekolah Islam yang mengukir prestasi hingga tingkat nasional

    MIN Patihan berdiri sejak 1960 yang dulu bernama MWB (Madrasah Wajib Belajar) yang merupakan swadaya rakyat patihan, sidoharjo yang bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat warga melalui pendidikan. Kebodohan dan kemiskinan menjadi hal yang lumrah pada waktu itu, untuk menghilangkan kebodohan dan kemiskinan salah satu upayanya adalah dengan membentuk sekolah. Hingga kini sekolah ini tetap eksis memerangi kebodohan, dan kemiskinan yang menjadi tujuan awal berdirinya sekolah.

    [ PDE SRG ]


    [ 04/12/2013, 19:18 WIB ]
    Masih tetap panas dan super pedas, bothok mercon pinggir bengawan ini.

              Hampir 4-5 tahun yang lalu, kala berkunjung ke warung ini lidah masih seras sangat pedas dan terasa panas.  begitu yang pertama kali terasa saat menyantap bothok mercon. Rasa pedas yang amat sangat ini merupakan cirikhas bothok yang satu ini. Tepatnya di sebuah warung kecil di Desa Tengak,  Kecamatan Sidoharjo.

    bila anda melewati jalur alternatif Sragen-Gemolong-Salatiga maka sebelum melewati jembatan Gawan perhatikan  arah kanan jalan, Anda akan menjumpai warung sederhana dengan tulisan Bothok Mercon terpampang dengan jelas. Telah puluhan tahun lebih lebih warung  dengan menu tunggalnya yakni Bothok Mercon ini jualan. Namun baru sekitar 3-4 tahunan ini warung milik Wiro Admojo dan Tumiyem mulai ramai dikunjungi pelanggan menurut Bapak berusia  70 tahun tahun ini merupakan pemberian dari  Bupati Sragen sekarang, Bp.Agus Fatchur Rahman. “Kala itu beliau sering berkunjung ke warung saya ini, kemudian beliau memberikan nama Mercon, sesuai dengan citarasa pedas botok ikan patin menu tunggal kami” terang Wiro.Empat Banding Satu.
          Untuk memberikan citarasa yang sangat pedas, untuk empat kilo gram ikan patin dibumbui lombok sebesar 1 kilogram. Dalam satu hari ia membutuhkan kurang lebih 4 kilogram lombok, karena setiap harinya ia menghabiskan minimal 16 kilogram ikan patin untuk diolah menjadi bothok. Setiap kilogram ikan patin dapat diolah menjadi 9 bungkus. Sehingga dalam satu hari rata-rata ia dapat menyajikan 144 bungkus. Sejak berdiri hingga sekarang, setiap harinya bothok merconnya selalu habis.     
          
    [ PDE ]


    [ 14/03/2013, 11:04 WIB ]
    IBU-IBU PKK PUN INGIN IKUT ‘NYENGKUYUNG’ GERBANG SUKOWATI

           

    SIDOHARJO – “…Dharma wanita
    persatuan, bersatu padu ikut berjuang…” Demikian sepenggal lagu mars dharma wanita
    yang dibawakan oleh kelompok ibu-ibu PKK se Kec. Sidoharjo pada kegiatan yang
    diselenggarakan di Pendopo Kec. Sidoharjo Sragen pada hari Rabu (13/3/2013). Kegiatan
    tersebut dilaksanakan dalam rangka Menyongsong Hari Kartini Kec. Sidoharjo
    Tahun 2013.



           Di ruang lain, terlihat belasan
    ibu-ibu PKK sibuk dengan berbagai macam sayuran segar dan buah-buahan yang akan
    mereka sulap menjadi satu rangkaian buah dan sayur yang indah dan menarik,
    tomat menjadi bunga, semangka menjadi keranjang, kol menjadi bebek, kacang
    panjang menjadi pagar, dan masih banyak lagi hasil “sulap” mereka.



           Ketua TP PKK Sidoharjo, Nur
    Widanarti Tri Saksono, mengatakan acara ini merupakan wujud turut mendukung
    upaya Greget Mbangun Sukowati dari kelomok ibu-ibu PKK. Menurutnya kegiatan ini
    terdiri dari  tiga macam lomba, yaitu
    menyanyikan Mars PKK/Dharma Wanita, merangkai buah dan sayur serta lomba
    keluwesan berbusana muslim. “Kegiatan ini diikuti oleh 12 kelompok PKK dari
    desa-desa di Kec. Sidoharjo, ditambah dengan 4 kelompok dharmawanita yaitu dari
    UPTD Pendidikan Kec. Sidoharjo, Dharmawanita Puskesmas, dan 2 kelompok
    Dharmawanita dari unsur Sekolah”, sambungnya.



           Untuk perlombaan Keluwesan
    Berbusana muslim, menurut Tim juri dari PKK Kabupaten Sragen Ibu Ratnawati Mahmudi mengatakan bahwa penilaian meliputi keserasiaan,
    keluwesan, dan tata make-up dalam berbusana muslim formal. “Diharapkan dari
    lomba keluwesan busana muslim ini, ibu-ibu PKK dapat menciptakan mix and match
    dari baju-baju muslim yang sederhana, ditunjang dengan aksesoris dan cara
    berjilbab yang sopan namun cantik mampu memperlihatkan keanggunan wanita”, lanjutnya.

    [ PDE ]


    [ 14/05/2010, 09:26 WIB ]
    KALEYO “3 IN ONE”, SUSU NABATI YANG MENAKJUBKAN

         SIDOHARJO - Apakah anda penggemar minum susu ??? Anda tak perlu khawatir dan risau dengan kegemaran anda tersebut. Buanglah jauh-jauh pikiran anda, bahwa susu merupakan minuman orang kaya dan mahal. Anda pun bisa menikmatinya, karena asupan gizi dan protein yang ditawarkan sangat mengundang selera. Mau Tahu jawabannya ? KALEYO.


           KALEYO adalah susu nabati yang terbuat dari bahan alami yang kaya akan vitamin dan gizi, sumber protein nabati, berguna untuk pertumbuhan anak umur 2-5 tahun dan pergantian sel-sel yang rusak bagi orang dewasa. Susu ini terbuat dari Bekatul, Kedelai, dan Kacang Hijau. Ketiga bahan tersebut merupakan sumber protein nabati yang sangat mudah kita dapatkan di lingkungan sekitar kita, tetapi mempunyai manfaat yang besar bagi kesehatan.


           Adalah bapak Djumbadi, Seorang pensiunan PNS yang mempunyai ide kreatif untuk memproduksi KALEYO. Pembuatan susu ini di ilhami dari membaca buku karangan PP DE GRAAF SVD, bahwa badan kita membutuhkan 2100 kalori, 55 gram protein per kapita per hari diperlukan 44 gr kacang- kacangan. Pada awalnya pembuatan minuman ini hanya untuk dikonsumsi keluarga sendiri sebagai minuman suplemen. Begitu dirasakan menpunyai manfaat yang besar bagi kesehatan, maka mulai tahun 2003 dimulailah produksi susu kaleyo tersebut.


    BAHAN MURAH, PEMBUATAN MUDAH, KUALITAS WAH !!


           Bahan pembuatan susu kedelai itu, menurut Djumbadi, sangat mudah didapat, yakni kedelai, kacang hijau, bekatul dan gula. Namun demikian dalam memilih bahan-bahan yang digunakan, ia tak sembarangan. Hanya bahan-bahan yang berkualitas bagus yang digunakannya. Menurutnya, bahan yang bagus akan menghasilkan khasiat yang bagus pula. Semua itu dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kualitas dari Produknya. Salah satu keunggulan KALEYO dalam pembuatannya tidak menggunakan bahan kimia, atau pengawet apapun, sehingga susu ini begitu digemari konsumen.


           Di rumahnya yang beralamat di Desa Tenggak Rt 2 Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen, setiap minggunya tak kurang 300 bungkus (tiap bungkus 250 gram) ia hasilkan, atau setara dengan 75 kg Adonan bahan baku yang terdiri dari 7,5 kg bekatul, 30 kedelai dan 37,5 kacang hijau. Jadi tiap bulannya susu yang diproduksi tidak kurang dari 1200 bungkus. Dalam memproduksi susu nabati tersebut, bapak Djumbadi cukup membutuhkan karyawan 3- 6 orang. Ditaksir, Ongkos produksinya relatif murah yakni, sebesar Rp. 100.000 untuk setiap 300 bungkus. Sedangkan harga jualnya, bapak 70 tahun ini, mematok harga per bungkus Rp. 15.000. Dalam setiap bulan ia mampu menjual 1200 bungkus. Setelah dikurangi ongkos produksi dan gaji pekerjanya ia mendapat penghasilan bersih sebesar Rp. 2.750.000,-. Sebuah nominal yang terbilang cukup lumayan untuk hasil tangan kreatif dari pensiunan PNS tersebut.

    [ PDE ]


    [ 19/09/2008, 11:19 WIB ]
    Suling putaran ke-13 di Sidoharjo : UNTUK KEBAIKAN HARUS DIPAKSA

    SIDOHARJO - Subuh ini (Jumat,19/9), Bupati beserta rombongan Safari Ramadhan kembali menyapa masyarakat di Masjid Baitul Hikmah, Dk. Jetak, RT 08 A, Ds. Duyungan, Sidoharjo. Kegiatan dimulai dengan langsung melaksanakan Jamaah Solat Subuh, kemudian dilanjutkan kultum dan dialog dengan warga. Pada kultum tersebut, Bupati menyampaikan bahwa Untuk kebaikan, segala sesuatu harus dipaksa dahulu, dengan dipaksa maka akan menjadi kebiasaan dan lama-kelamaan akan menjadi budaya, apalagi masyarakat Indonesia jaman sekarang sangat rentan dengan kemalasan. Bupati juga menyarankan agar masyarakat meniru budaya orang-orang sukses, apalagi kesempatan hari raya ini akan banyak warga yang telah sukses di luar daerah mudik ke daerah asalnya sehingga bisa saling berkunjung dan bertukar pikiran.

    Pada kesempatan dialog dengan warga, didapatkan beberapa usulan diantaranya pengadaan kegiatan jahit dan bordir oleh warga, juga perencanaan bedah rumah tak layak huni milik warga, renovasi TK, juga bantuan untuk perkumpulan pelatihan Lansia. (pde)[ PDE ]


    [ 25/03/2008, 13:01 WIB ]
    PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK GURU TK

    SIDOHARJO - Merujuk pada amanat Bupati Sragen H Untung Wiyono untuk menguasai bahasa internasional, Pengurus Gabungan Organisasa Pengurus Taman Kanak-kanak Indonesia Sragen (GOPTKI) melakukan pelatihan bahasa Inggris bagi guru TK se-kabupaten Sragen. Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap. Tahap I telah digelar pada 12 November 2007 s/d 26 Februari 2008 , diikuti 1.512 orang. Senin ( 24/3) pelatihan tahap II yang dilaksanakan pada tanggal 24-30 Maret 2008, dibuka di SMP Negeri I Purwosuman Sidoharjo. Sebanyak 248 guru TK dari eks kawedanan Sragen ambil bagian dalam tahap ini. Adapun pengajarnya berasal dari Star Kids Solo.[ PDE ]


    [ 29/09/2007, 11:33 WIB ]
    Safari Ramadhan Putaran ke 12 dan 13 : PERLUNYA KESEIMBANGAN IBADAH VERTIKAL DAN HORISONTAL

    SIDOHARJO-Menginjak hari ke 17 bulan Ramadhan 1428 H,
    giliran warga Sidomulyo kecamatan Sidoharjo di
    kunjungi oleh Bupati Sragen Untung Wiyono
    beserta jajaran Pemkab. Sragen. Safari Ramadhan
    Ashar Keliling (Sarling) kali ini juga terasa lebih
    istimewa, karena diikuti oleh Sarra Web, seorang
    jurnalis dari Kantor Berita Reuter Inggris. Terik
    panas yang menyengat tidak menyurutkan langkah
    Bupati Sragen untuk menyapa rakyatnya. Justru di
    bulan penuh berkah ini Bupati Sragen sudah
    berkomitment untuk meningkatkan silaturahmi
    kepada warga.


    Setelah berkeliling ke rumah-rumah
    penduduk, Bupati kembali mengadakan ceramah
    dan berdialog langsung dengan warga. Acara
    Sarling tersebut di gelar di dukuh Sidomulyo Desa
    Sidoharjo Sragen. Bupati Sragen disambut oleh
    puluhan peserta Persilatan Setia Hati Teratai dan
    Puluhan anggota Pramuka. Ratusan warga juga terlihat antusias mengikuti acara Sarling tersebut.


    Dalam ceramahnya Bupati mengharapkan
    kepada warga untuk selalu meningkatkan kualit as
    ibadah vertikal dan horizontal. “Kequsukan ibadah
    kepada Allah harus diimbangi dengan ibadah
    kepada sesama ” kata Bupati Sragen. Salah satu
    wujud ibadah sosial adalah menjaga kerukunan dan
    meningkatkan kegotong royongan. Semangat
    kebersamaan ini sangat diperluakan sekali dalam membangun Sragen.


    Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengharapkan warga untuk membayar
    zakat mal. “Membayar zakat dapat membersihkan harta benda dan dapat menghindarkan
    kita dari bencana ” kata Bupati.
    [ PDE ]


    [ 16/07/2007, 12:45 WIB ]
    Dari Verifikasi P3A di Sragen : AJANG KOMPETISI PENGELOLAAN IRIGASI TINGKAT NASIONAL

    SIDOHARJO - Presentasi Pengurus Perkumpulan Pertani Pemakai Air (P3A) Tani Mulyo Desa Jetak Kecamatan Sidoharjo Sragen, berhasil memukau para juri, ketika memaparkan manajemen pengelolaan, kelembagaan, dan aspek pertanian di Bandung beberapa waktu lalu. Sabtu (14/7) Tim Penilai Nasional melakukan verifikasi, untuk melihat langsung kesesuaian antara isi paparan dengan keadaan di lapangan. [ PDE ]


    [ 20/04/2007, 12:44 WIB ]
    BUPATI TINJAU LOKASI BANJIR

    [ peppy/pde ]


    [ 22/06/2006, 12:12 WIB ]
    Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Sragen Layak Dijadikan Model Percontohan

    Rombongan Depkes RI mengunjungi Kabupaten Sragen, Rabu (21/6). [ Johny/Renata ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+