Mon, 20 May 2013
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Mei, 2013
  • April, 2013
  • Maret, 2013
  • Februari, 2013
  • Januari, 2013
  • Desember, 2012
  • November, 2012
  • Oktober, 2012
  • September, 2012
  • Agustus, 2012
  • Juli, 2012
  • Juni, 2012

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Sambirejo


    [ 18/05/2013, 11:02 WIB ]
    dE & R KONVEKSI YANG BESAR DAN PROFESIONAL DARI KEC. SAMBIREJO

           SAMBIREJO
    - Di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen Perusahaan
    konveksi pakaian olah raga dan seragam sekolah ini berada, Bapak Darwoto, S.Sn
    seorang dosen yang berjiwa entrepreneur ini mampu membina dan mengembangkan
    usaha konveksi yang telah menyerap banyak tenaga kerja di lingkungan tempat
    tinggalnya, dan berhasil mengembangkan sayap pemasaran produknya hingga
    Jakarta, Lampung, Bengkulu, Riu, Jambi, Flores, Halmahera, Bali, Papua,
    Kalimantan dan kota - kota di luar Indonesia seperti Malaysia dan Singapura.

      

        
    Berawal dari pekerjaan keseharian sebagai dosen desain tersebut, pak Darwanto
    memberanikan diri mendirikan perusahaan konveksi yang sekarang telah
    berkapasitas produksi hingga 8000 PC/Bulan. Pemasokan bahan baku yang di
    datangkan langsung dari pabrik kain yang masing- masing mempunyai keunggulan
    kain tertentu maka tak diragukan lagi kuwalitas hasil produk yang di
    hasilkanya.

      

        
    Pak Darwanto menjamin usaha konveksinya ini mampu memberikan pelayanan dan
    solusi terhadap konsumen dalam hal desain, service utama dalam desain yang
    memiliki nilai seni, komunikatif dan detail dengan didukung peralatan desain
    yang canggih, komputerize, scanner, digital photo, laser print dan desainer
    handal. Dalam hal cutting (pemotongan) penerapan ketelitian dan kwalitas
    dimulai dari system potong yang efektif dan efisien bahan sehingga mampu
    kompetitif dari harga jual produk di pasaran.

      

        
    Didukung peralatan mesin - mesin high speed dan tenaga professional, penerapan
    system dan teknik cetak yang mengutamakan seni dan ketelitian dalam desain,
    membawa produk lebih memiliki karakter. Dalam proses finishing, produk dimulai
    pembuangan sisa jahitan, setrika, cheking akhir dan pengepakan (packing) sesuai
    permintaan konsumen. Selain berada di dalam lokasi yang sama, usaha konveksi
    ini jg memberikan pengerjaan di luar di rumah – rumah penduduk yang jumlahnya
    mencapai puluhan penjahit.

      

        
    Kesuksesan yang diraih pak Darwanto ini tak lepas dari usaha keras dan semangat
    pantang menyerah, dan tentunya juga merupakan kesuksesan daerah tempat usaha
    ini berdiri, penduduk Kadipiro dan sekitarnya tentunya bisa mendapatkan
    lapangan pekerjaan yang tidak perlu jauh – jauh meninggalkan rumah, bagi
    pemerintah Kec. Sambirejo tentunya merupakan asset yang perlu terus di
    kembangkan dan juga bisa meningkatkan taraf hidup dan penghasilan penduduk
    setempat. (Pj/Yl).

    [ PDE ]


    [ 22/12/2010, 12:56 WIB ]
    BAKSO BULAKREJO, BAKSO JUMBO YANG MENGGOYANG LIDAH

           

    SAMBIREJO - Warung kecil yang berada di pinggir jalan Bulakrejo ini,
    tampak bersih dan rapi. Beberapa pelanggan tampak menikmati semangkuk bakso
    lezat yang sangat terkenal di daerah sekitar sini. Tak kuasa, kami pun mampir
    untuk ikut mengisi perut yang sudah keroncongan. Ternyata kami bisa bertemu langsung
    dengan pemilik warung dan berbincang menceritakan seputar pengalaman
    kesuksesannya menjadi seorang pengusaha warung bakso yang beralamat di
    Bulakrejo, Blimbing, Sambirejo, Sragen.


           Suroto,  Pelaku UKM
    yang tidak mengenal  lelah terus bertahan
    meskipun  krisis moneter mendera tanah
    air. Selama 30 tahun, Ia jatuh bangun mempertahankan usaha baksonya. Usaha yang
    dirintis bersama keluarganya dimulai dengan modal sendiri, mulai dari harga
    semangkuk Rp 250,00 sampai kini dihargai Rp 6.000,00.



           Setiap pagi, Suroto bersama  4 karyawannya telah tampak sibuk mempersiapkan
    perlengkapan untuk warung mereka yang siap buka pada jam 8 pagi. Per hari 20 –
    30 kg daging ia olah untuk memenuhi pesanan pelanggan warungnya. “ Kalau
    lebaran bahkan dagingnya sampai satu kwintal, karena pembelinya sangat banyak”,
    ungkap Suroto.



           Bakso warung ini memang sangat istimewa. Bakso super yang ‘glindingannya’
    berdiameter  kira-kira 10 cm ini menjadi
    bakso utama pengisi mangkuk bakso, disertai dengan bakso-bakso ‘glindingan’
    kecil membuat para pembeli senang dan puas dengan sajian ini. Rasanya pun
    sangat yummy.

          Dengan perbandingan 1 kg daging dicampur dengan 1 ons pati kanji
    ditambah dengan bumbu-bumbu lain membuat rasa dagingnya sangat terasa.

    Pelanggannya pun bejibun, dari daerah sekitar, dari Masaran
    hingga Ngawi pun silih berganti mengunjungi warung tersebut. Dari semangkuk
    bakso yang dihargai Rp 6.000,00 setiap harinya laba yang diraup sekitar Rp
    400.000,00 dari biaya produksi  2,5 –hingga
    3 juta per hari.

            Ilmu dan pengalaman pun telah banyak ia dapatkan. Dengan
    berpegang pada pepatah ‘Jangan menaruh telur di 
    satu keranjang’,  Suroto pun
    ternyata punya banyak usaha lain, dealer sepeda motor dan minimarket pun ia
    miliki. Suroto  yakin dengan semangat dan
    usaha keras  Ia akan maju terus
    mengembangkan usahanya.

    (ning-sri-pde)
    [ PDE ]


    [ 08/05/2010, 08:46 WIB ]
    “DE COCO” MINUMAN SEHAT MENYEGARKAN DARI SAMBIREJO

        SAMBIREJO – Usaha rumahan yang berdiri sejak tahun 2003 ini merupakan usaha berbasis pemanfaatan alam, De Coco minuman segar dan kaya akan gizi terbuat dari bahan kelapa dan kandungan kandungan bahan alami, minuman ini tidak menggunakan zat pengawet apalagi zat kimia jadi sangat aman dikonsumsi anak kecil sekalipun.


         Pak Gunadi yang menekuni usaha ini menerangkan bahwa pemasaran dari hasil produknya masih sangat terbuka luas, hanya saja masalah permodalan masih menjadi kendala adalah, karena mekanisme pemasara dengan menitipkan hasil produksi di warung-warung dan baru 10 hari bisa mengambil hasil pembayaranya. Dari segi bahan baku pun sangat melimpah, kecuali satu bahan dasar yang mempengaruhi produksi yaitu harga gula putih yang tidak setabil.


         Dengan berbekal pengalaman bekerja di perusahaan besar, pak Gunadi mampu menghasilkan keuntungan yang besar dari modal pribadi yang bisa dibilang sangat terbatas, namun berbekal keuletan dan ketelatenan usaha yang mempekerjakan 5 orang karyawan ini mampu bertahan dan eksis hingga sekarang.


         Pesaing utama De Coco adalah produk hasil dari pabrikan, selain mampu menyetok lebih banyak dan besar juga bisa bertahan hingga lama karena faktor zat – zat pengawet lainya, Namun demikian De Coco yang 100% menggunakan bahan alami dan tanpa zat pengawet masih menjadi pilihan para konsumen yang mementingkan kesehatan walau harga lebih mahal. 


        Tunggu apa lagi? Bagi anda yang peduli dengan keamanan dan kesehatan, produk minuman segar De Coco ini bisa dijadikan pilihan. Dengan demikian anda sudah menjaga kesehatan anda dan berperan membangun industri kecil dan mensejahterakan masyarakat kecil sehingga dengan sendirinya konsumen aman dan pengusaha mendapatkan keuntungan untuk mengembangkan usaha kerakyatanya. (pji_ning_ PDE).

    [ pde ]


    [ 12/07/2008, 08:54 WIB ]
    PASAR MURAH MINYAK GORENG UNTUK STABILKAN HARGA

    SAMBIREJO - Sebagai program pemerintah dalam meringankan beban rakyat dan menjaga kestabilan harga, pada hari Kamis lalu (10/7) diadakan pasar murah minyak goreng di Wilayah Sambirejo. Pendistribusian Minyak Goreng dilaksanakan di dua tempat yaitu wilayah pertama bertempat di Desa Kadipiro yang diperuntukkan untuk penduduk wilayah Desa Blimbing, Desa Sambirejo, Desa Kadipiro, Desa Musuk, Desa Jetis, dan Desa Sambi. Wilayah kedua adalah di Desa Sambi yang diperuntukan untuk penduduk di Desa Dawung, Desa Sambi, Desa jambeyan, dan Desa Sukorejo.

    Mekanisme pendistribusian adalah dengan menyerahkan kupon kepada masing–masing Kepala Desa untuk didistribusikan kepada tiap KK beberapa hari sebelumnya. Dengan mendapat jatah 5000 liter di masing-masing wilayah, masing masing KK mendapat jatah satu kupon yang berlaku untuk 2 liter minyak goreng. Warga cukupmembayar Rp. 7.000,-/liter karena mendapat subsidi Rp. 2.500,-/liter dengan patokan HET minyak goreng hari itu adalah Rp.9.500/liter. (kec. sambirejo - pde)[ Kec. Sambirejo - PDE ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+