Mon, 6 September 2010
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • September, 2010
  • Agustus, 2010
  • Juli, 2010
  • Juni, 2010
  • Mei, 2010
  • April, 2010
  • Maret, 2010
  • Februari, 2010
  • Januari, 2010
  • Desember, 2009
  • November, 2009
  • Oktober, 2009

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Nasional


    [ 06/09/2010, 09:37 WIB ]
    Safari Ramadhan Gondang:KEUTAMAAN IBADAH SHOLAT DHUHA

           GONDANG – Meskipun Bulan Suci Ramadhan segera berakhir, namun perjalanan Safari Ramadhan masih terus dilakukan oleh Bupati Sragen H. Untung Wiyono beserta jajaran eksekutif Pemkab Sragen. Minggu (5/9), Bupati bersama rombongan menuju Masjid Bilal, Dukuh Candi, Desa Plosorejo, Kecamatan Gondang untuk melaksanakan Dzuhur Keliling (Dzuling). Usai melakukan Sholat Dzuhur berjamaah di masjid setempat, Bupati bersilaturahmi dengan penduduk dan memberikan ceramah.


           Dalam ceramahnya Bupati menguraikan mengenai hikmah ibadah sholat Dhuha. Ia mengatakan dengan sholat Dhuha maka akan dilimpahkan rejekinya dan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Sholat Dhuha bisa dilaksanakan sebelum berangkat kerja, setelah mandi pagi, maupun disela-sela beraktivitas di pagi hari, sebelum memasuki waktu Sholat Dzuhur. Jika Sholat berdasarkan rasa cinta kepada Allah SWT maka hidup kita akan selalu ditunjukkan ke jalan yang diridhoi. Jumlah rekaat pada Sholat Dhuha ini dilakukan se-ikhlasnya, karena sedikit tetapi ikhlas akan lebih baik daripada banyak namun tidak ikhlas.

    [ humas ]


    [ 04/09/2010, 11:20 WIB ]
    Bupati Sragen Masuk dalam Jajaran CEO Daerah Terbaik 2010

           SRAGEN -  Bupati Sragen Untung Wiyono kembali mendapat gelar baru sebagai CEO Daerah Terbaik 2010 versi Majalah SWA. SWA melakukan pemilihan Indonesia Best Local Government Leaders. Bupati Untung mendapat score 80,79 berdasarkan nilai evaluation attributes leadership 31,35 dan program & result 49,44. Dengan demikian Untung Wiyono menduduki peringkat CEO terbaik nomor 3, setelah Bupati Gorontalo David Bobihoe dengan score 81,41 dan Bupati Jembrana I Gede Winasa dengan score 81,39. 


    Dikuti oleh Walikota Yogyakarta Herry Zudianto (score 79,90), Bupati Jepara Hendro Martojo (score 79,56), Walikota Pekanbaru Herman Abdullah (score 79,39), Walikota Solo Joko Widodo (score 79,03), Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko (score 78,48), Walikota Cimahi M. Itoc Tochija (score 78,20) dan Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat (score 77,72). Jajaran CEO Daerah Terbaik 2010 ini dimuat dalam edisi khusus SWA no. 17/XXVI/12-22 Agustus 2010.

    [ ]


    [ 02/09/2010, 09:13 WIB ]
    PESANTREN RAMADHAN SBI KROYO 2010

           SRAGEN - Ramadhan adalah bulan suci yang sangat dihormati oleh umat Islam. Bukan hanya di Indonesia tetapi diseluruh dunia. Karena bulan ini memiliki banyak keistimewahan dan keutamaan. Allah SWT menawarkan banyak pahala, kebaikan dalam bulan ini. Apalagi bagi hambanya yang dapat mempergunakan waktu dengan baik serta produktif dalam bulan ini untuk beribadah kepada-Nya.


           Seperti yang telah di contohkan oleh nabi Muhammad SAW, maka SDN SBI KROYO mengadakan berbagai kegiatan di bulan Ramadhan ini yang terangkum dalam “PESANTREN RAMADHAN SBI KROYO 2010”. Adapun kegiatan-kegiatan di dalamnya seperti : lomba baca Iqro’, Lomba Adzan, Lomba Doa Harian, Lomba Tartil Qur’an, Lomba Sholat berjamaah, Lomba mewarnai kaligrafi, lomba kreasi kaligrafi dan lomba Lari malaikat. Kegiatan-kegiatan tersebut berlangsung dari tgl 30 Agustus 2010 hingga 2 September 2010. Selain lomba tersebut diadakan juga kegitan lain, seperti : Menonton bareng Film Religi, sholat dhuha, Tadarus di pagi hari dan dongeng Ramadhan.


           Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memupuk kepribadian anak-anak didik dan membentuk karakter anak diusia sekolah dasar.(frd-sbikroyo)

    [ SBI Kroyo-PDE ]


    [ 02/09/2010, 08:39 WIB ]
    PEMKAB INTENSIFKAN RAZIA MAKANAN KEDALUWARSA

           SRAGEN - Tim gabungan Pemkab Sragen mengadakan operasi makanan dan minuman kadaluwarsa di sejumlah pasar. Razia digelar di Pasar Nglangon, Pasar Bunder dan Pasar Sragen Kota, beberapa hari lalu. Tim gabungan ini terdiri dari Dinas Perdagangan dan Perpajakan (DP2D), Dinas Perindustrian Koperasi (Disperinkop), Dinas Kesehatan (Dinkes),  serta Satpol PP.


           Razia diawali menyisir kios pedagang yang menjual makanan dan minuman kemasan, di Pasar Bunder. Dalam razia ini, tim gabungan menemukan sejumlah produk makanan dan minuman kadaluwarsa. Dari puluhan kios yang diperiksa, tim banyak menemukan beragam produk kedaluwarsa seperti roti kering dan minuman dalam botol. Tim juga mendapatkan susu kemasan sachet dan kurma kemasan bungkus yang diketahui sudah berjamur.


           Menurut Kasi Promosi Dinkes Sragen, Triyanta, saat ditemukan tim langsung memberikan peringatan keras kepada pedagang yang bersangkutan. Supaya mereka tidak lagi menjual produk yang telah rusak, karena dapat membahayakan kesehatan. Produk tersebut langsung disita dan pedagangnya sendiri diberi peringatan secara lisan. Hasil sitaan tersebut digunakan sebagai barang bukti dan diambil sampel untuk diuji laboratorium.


            Setelah melakukan razia dari Pasar Bunder, kemudian tim gabungan menuju Pasar Nglangon. Di pasar ini ditemukan beragam makanan ringan dan minuman kemasan yang sudah habis masa pakainya. Di luar makanan dan minuman, didapati obat-obatan bertanda khusus yang dijual bebas di pasaran. Padahal jika sesuai aturan, obat-obatan tersebut hanya boleh dijual dengan resep dokter atau ijin resmi.

    [ humas ]


    [ 01/09/2010, 13:37 WIB ]
    WUKIRWATI GELAR PASAR MURAH SEMBAKO

             SRAGEN - Sebagai wujud kepedulian kepada warga kurang mampu di Kabupaten Sragen, Tim Pengelola Wujud Mikir Sukowati (Wukirwati) Kabupaten Sragen menggelar Bazar Sembako Murah. Bazar sembako murah akan digelar mulai hari ini Rabu, 1 September 2010 bertempat di 10 desa di 10 Kecamatan. Menurut ketua Tim Pengelola Wukirwati kabupaten Sragen, H. Soegiyoto BA, digelarnya bazar sembako murah tersebut  untuk melaksanakan amanah dari Peraturan Bupati Sragen Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman pengelolaan dana wukirwati. Dalam pasal 9 peraturan Bupati No. 16 /2006 tersebut menjelaskan bahwa Tim pengelola Wukirwati bertugas menyalurkan dana wukirwati untuk usaha ekonomi produktif maksimal 75 % dan bantuan sosial maksimal 25 % dari total hasil penggalangan dana.

    [ Humas ]


    [ 01/09/2010, 11:30 WIB ]
    Safari Ramadhan Sukodono : JALAN DAN EMBUNG GUNA TINGKATKAN PEREKONOMIAN WARGA

           SUKODONO- Majenang. Desa yang terletak di bagian utara Bumi Sukowati ini kemarin (Selasa,31/8) menjadi tuan rumah Safari Ramadhan Bupati Sragen H Untung Wiyono. Usai menyambangi warganya di Mondokan, Bupati melangkah ke Pondok Pesantren An Na’im Ajisoko Desa Majenang Kecamatan Sukodono. Di tempat itu, kembali Bupati menggelar dialog langsung dengan masyarakat setempat.


           Kepala Desa Majenang, Giman, mengatakan, kedatangan Bupati untuk Shalat Ashar berjamaah dengan warganya, merupakan hal yang dinantikan. Kesempatan itu ia manfaatkan untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh desa yang dipimpinnya. Giman bertutur, desanya merupakan wilayah tadah hujan. Selama ini, petani padi dapat memanen hasil sawahnya dua kali dalam setahun. Namun karena daerah itu cenderung kering, panen kedua kurang maksimal, kata Giman. Untuk itu, warganya membutuhkan embung, agar dapat menjadi tempat persediaan air selama musim kemarau.


           Selain embung, perbaikan akses jalan yang menghubungkan Desa Majenang, Desa Gebang hingga ke kabupaten tetangga, juga dipandang perlu. Jalan itu merupakan jalur alternatif yang paling dekat, yang menjadi penghubung Sragen-Purwodadi. Tingginya mobilitas warga yang melalui jalan itu membuat jalur lintas tersebut menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Perbaikan jalan diharapkan akan memudahkan akses warga dan meningkatkan ekonomi masyarakat.


           Terkait dengan hal itu, Bupati segera memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjutinya. Mengingat jalur tersebut sering dilalui truk-truk tebu, Bupati memutuskan untuk mengecor jalan tersebut, yang diusahakan dapat terealisasi dalam waktu dekat.


           Pada kesempatan itu, Bupati kembali mengingatkan warganya untuk terus berinovasi Meski saat ini Sragen telah dikenal luas di kancah nasional, dan menyabet tak kurang dari 80 penghargaan, ”Jangan cepat puas pada apa yang sudah diraih”, kata Bupati. Kemajuan yang sudah ada sekarang ini, harus disyukuri. Namun usaha untuk terus meningkatkannya masih harus selalu dilakukan. Kerjasama semua pihak menjadi sarana ampuh untuk menjawab kebutuhan masyarakat Sragen.


           Setiap daerah memiliki spesifikasinya masing-masing, kata Bupati. Ia berharap, penggantinya kelak dapat meneruskan hal-hal yang selama ini telah dirintisnya, demi kemakmuran masyarakat.


           Bupati juga mengingatkan, agar warga Sukodono dan sekitarnya menjaga pola hidup sehat. Resepnya, kata Bupati, menjaga pola makan, minum air putih setidaknya dua liter perhari, dan meminimalisir konsumsi obat kimia. Banyak tumbuhan di sekitar kita yang memiliki khasiat berguna untuk kesehatan. Seperti yang telah disampaikan dalan rangkaian Safari Ramadhan sebelumnya, biji melinjo dan tanaman kebun, sangat berguna untuk menjaga tubuh kita dari berbagai macam penyakit. Safari Ramadhan ini kemudian ditutup dengan pemberian bantuan kepada warga. (peppy)

    [ humas ]


    [ 01/09/2010, 10:27 WIB ]
    Safari Ramadhan Mondokan : WACANA BARU, SMK DI PONPES

           MONDOKAN – Untuk lebih meningkatkan ketrampilan para generasi muda diperlukan lebih banyak lagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), demikian dikatakan Bupati Sragen H. Untung Wiyono ketika melakukan Sholat Dzuhur berjamaah di Kecamatan Mondokan, Selasa (31/8).


           Rangkaian Safari Ramadhan kali ini bertempat di Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum dukuh Cranggang Desa Gemantar. Di Pondok dengan jumlah santri 82 orang tersebut Bupati meminta pada jajaran Pemkab untuk lebih meningkatkan jumlah SMK terutama di daerah pedesaan.


           Jurusan yang disediakan SMK tersebut hendaknya jurusan yang banyak diminati oleh anak muda sekarang. Misalnya jurusan Elektro, Mesin serta Teknik Komputer dan Jaringan. Dengan jurusan yang menarik tersebut diharapkan makin banyak anak muda yang masuk ke Sekolah Kejuruan sehingga lulus sekolah telah memiliki modal ketrampilan untuk bekerja.


           Semakin banyak generasi muda dengan aneka ketrampilan untuk menghadapi dunia kerja diharapkan tidak ada lagi anak muda yang bekerja sebagai buruh tani. Hal tersebut sejalan dengan program pemkab Sragen untuk terus berusaha menurunkan persentase buruh tani. Buruh tani di Sragen sendiri sekarang telah turun drastis menjadi 25% dibanding tahun 2001 sejumlah 63%. Pemerintah berusaha terus untuk menurunkan persentase tersebut karena buruh tani dinilai sebagai orang dengan kesejahteraan semu, yang bekerja hanya saat panen berlangsung.


           Sasaran SMK tersebut dilakukan tidak hanya minimal satu SMK di tiap kecamatan, tetapi lebih mengecil lagi pada tingkat ponpes, misalnya di ponpes Miftahul ‘Ulum ini, yang madrasahnya memiliki 299 santri. Diharapkan segera didirikan SMK untuk menampung para santri lulusan madrasah.(dyn)

    [ humas ]


    [ 31/08/2010, 11:03 WIB ]
    Safari Ramadhan Sumberlawang : MELINJO BIKIN AWET MUDA

           SUMBERLAWANG- Gnetum gnemon linn, atau yang lebih dikenal dengan melinjo, ternyata berkhasiat sebagai antioksidan kuat. Kandungan protein utama dalam melinjo, berukuran 30 kilo dalton yang efektif mengusir radikal bebas. Radikal bebas adalah salah satu penyebab utama timbulnya kanker dan mempercepat proses penuaan. Jadi, makan melinjo dapat mencegah kanker dan membuat orang awet muda. Hal ini diungkap oleh Bupati Sragen H Untung Wiyono dalam Safari Ramadhan di Masjid Ar Rochman Dukuh Gulan Desa Jati Kecamatan Sumberlawang, Senin (30/8).


           Buah anggota famili Gnetaceae itu mengandung stilbenoid yang berpotensi sebagai antimikroba, menangkal radikal bebas, dan mengontrol gula darah. Bupati mengatakan, selama ini masyarakat menganggap, menyantap melinjo hanya akan menyebabkan asam urat. Memang melinjo mengandung purin, yang hasil akhirnya menyebabkan penumpukan asam urat. Tetapi, mengkonsumsi melinjo secara tidak berlebihan justru berdampak baik bagi kesehatan. Sebut saja, 10 biji per hari, kata Bupati. Tak hanya buahnya. Daun melinjo yang biasa dioleh sebagai salah satu pelengkap sayur asem, lodeh, serta berbagai menu lainnya, berkhasiat sama bagusnya.

    [ humas ]


    [ 31/08/2010, 09:35 WIB ]
    DARI VISITASI PERWAKILAN MENPAN : “Andai Semua Kabupaten/ Kota Bisa Seinovatif Sragen, Masyarakat Pasti Lebih Sejahtera”

           SRAGEN - Kecemerlangan Kabupaten Sragen mendobrak zona aman sebuah eksistensi kelembagaan berbasis birokrasi memang sudah diakui. Reformasi birokrasi yang terimplementasi selama ini telah menuai beragam prestasi. Tak hanya perombakan sistem dan kelembagaan, reformasi mindset pegawai di jajaran pemerintah Kabupaten Sragen pun dicermati secara serius. Kondisi inilah yang melatarbelakangi kunjungan 6 (enam) orang perwakilan Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) ke kabupaten Sragen.


           Dipimpin oleh Drs. Koeshardjo KS, Msi (Asisten Deputi Bidang Tata Laksana Menpan), rombongan mengunjungi BAPPEDA Sragen Selasa (24/10) lalu. Diterima oleh Isnadi, SE, MM, perwakilan Menpan yang juga didampingi oleh researcher dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Istyadi Insani, S.Sos.,M.Si bermaksud mengadakan diskusi sekaligus sharing knowledge mengenai strategi keberhasilan Sragen dalam hal reformasi birokrasi dan pencapaian best practice. Isnadi mendeskripsikan secara singkat mengenai perkembangan Sragen yang begitu pesat dibawah kepemimpinan bupati Untung Wiyono. Progress yang begitu kentara adalah dibidang pertanian dan manpower supply. Sragen yang semula dikenal sebagai daerah tandus dengan lahan kering dan tidak produktif, kini menjelma menjadi daerah penghasil beras organik nomer satu di Indonesia. Pelbagai inovasi penemuan varietas bibit unggul terus dikembangkan. Sragen juga menggandeng konsultan dari Jepang guna meningkatkan kualitas hasil pertanian. “Kita harus malu melihat hasil pertanian dan perkebunan negara tetangga yang mendunia. Negeri kita kan kaya, kenapa kita tidak bisa mengungguli Thailand dan Bangkok? Buktinya, Lulu Hypermarket UEA lebih menyukai beras produksi kita”,papar Isnadi.


           Visitasi kemudian dilanjutkan ke Badan Perijinan Terpadu (BPT) Sragen. Bersama kepala BPT, Tugiyono, SH, rombongan dipandu untuk melakukan observasi ke loket-loket pelayanan. Selain mengamati pengaksesan touch screen information, salah satu perwakilan, Sutjipto, juga sempat mencoba pembuatan KTP instan. ”Di Sragen segalanya dipermudah. Prinsip pendirian Sragen One Stop Service tak lain adalah untuk mengembalikan hak-hak dasar rakyat”, jelas Tugiyono yang disambut senyum sumringah rombongan yang lain. “Wah, andai semua kabupate/kota bisa seinovatif Sragen, masyarakat pasti lebih sejahtera”, ucap Anton, salah satu staf Menpan. Setelah mengunjungi loket, rombongan segera menuju ruang kerja Kepala BPT Sragen utnuk melakukan diskusi.

           Acara diskusi yang juga dihadiri Suwandi, S.sos (Sekretaris BPT), Budi Sulihanto (Badan Diklat), perwakilan Bagian Hukum, dan Ortala ini membahas mengenai strategi kabupaten Sragen dalam melahirkan kebijakan-kebijakna inovatif yang berbasis reformasi birokrasi. Di awal diskusi, Tugiyono memberikan gambaran singkat mengenai latar belakang pendirian BPT Sragen. Selain itu berturut-turut dipaparkan mekanisme pola pelayanan, kendala pada awal pendirian, manajemen SDM, dan aplikasi IT. [ BPT-PDE ]


    [ 31/08/2010, 09:30 WIB ]
    Safari Ramadhan Kecamatan Miri:TUBUH SEHAT HASILKAN KERJA YANG BAGUS

           MIRI - Bupati Sragen H. Untung Wiyono kembali menyapa masyarakat pada kegiatan Safari Ramadhan, Senin (30/8). Kali ini Bupati melaksanakan Ashar Keliling (Sarling) di Masjid Aljihad, Dukuh Bakalan, Desa Girimargo, Kecamatan Miri. Pada kunjungan sekaligus silaturahmi ini Bupati didampingi pejabat dinas/instansi di lingkungan Pemkab Sragen.


           Dalam dialognya bersama warga setempat Bupati menguraikan mengenai tabiat yang baik dan berfikir positif. Membangun pribadi yang baik dengan introspeksi diri, tidak berburuk sangka terhadap orang lain, tidak mengkoreksi kesalahan orang lain sementara tidak tahu kesalahan kita sendiri. Memperbaiki diri sebaiknya dimulai dari hal-hal yang terkecil.


           Bupati menganjurkan agar selalu berpola hidup sehat dengan kembali ke makanan lokal yang alami, serta tidak merokok. Kebiasaan merokok dapat menimbulkan penyakit yang membahayakan diri sendiri maupun orang sekitarnya. Ia menekankan pentingnya air putih dan sayur-sayuran maupun buah-buahan bagi tubuh. Untuk konsumsi karbohidrat bukan hanya diperoleh dari nasi/beras saja melainkan bisa diganti dengan kentang, talas, ketela, untuk menghindari kadar gula tinggi. ”Jika tubuh kita sehat, maka tenaga kuat, pikiran jernih, jadi hasil kerja bagus,” kata Bupati.

    [ humas ]


    [ 30/08/2010, 09:15 WIB ]
    SDN SBI KROYO DAN TK SBI KROYO HIASI INDAHNYA RAMADHAN DENGAN BERBAGI

           SRAGEN - Dalam rangka menyemarakkan Indahnya Ramadhan 1431 H,SDN SBI Kroyo mengadakan kegiatan -kegiatan yang terangkum dalam rangkaian acara THE BEAUTY OF RAMADHAN . Salah satu acaranya adalah Pembagian Zakat fitrah kepada Fakir miskin disekitar wilayah kecamatan Karangmalang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis,26 Agustus 2010 didesa Mojorejo. Berangkat dari halaman Masjid SBIKroyo dengan 3 mobil yang berisi siswa Grade 5A didampingi sejumlah guru dan karyawan.


           Zakat yang diberikan sebesar 5 Kg setiap KK sejumlah 85 KK. Acara pembagian zakat ini sendiri berjalan dengan hikmad dan tertib. Diawali oleh pembukaan, kemudian Sambutan Kepala Desa Mojorejo dan sambutan dari Pihak sekolah yang disampaikan oleh Guru Agama Islam SBI Kroyo, Mr. Jaelani, S. Ag. Terakhir, siswa grade 5A menyerahkan zakat fitrah kepada warga.


    MURID TK PUN TAK KETINGGALAN
           Tak kalah indahnya, membagi zakat fitrah juga dilakukan oleh anak-anak kecil yang masih duduk di TK. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya TK SBI Kroyo menyalurkan Zakat Fitrah, dari para murid TKSBI Kroyo Untuk lebih menyempurnakan, sebelum zakat fitrah yang berupa beras dibagikan, maka dilakukan penimbangan ulang.


           Penyaluran zakat ini dilakukan pada tanggal 27 Agustus 2010, untuk 32 orang mustahiq yang tersebar di lingkungan SBI Kroyo yaitu daerah Desa Ngablak RT 13 RW 04 dan desa Karangbendo RT 38 Rw 05.Masing-masing mustahiq menerima 5 kg beras. Pembagian zakat fitrah ini melibatkan Murid-murid K2A dan K2B dari TK SBI Kroyo secara langsung serta di damping oleh homeroom nya masing-masing. Semoga amalan ibadah adik-adik kecil kita semua ini diterima, Amin.(ags-sdnsbi,mary-tksbi)

    [ SBI Kroyo-PDE ]


    [ 27/08/2010, 10:30 WIB ]
    Safari Ramadhan Kecamatan Sambijero: TUNJUKKAN JATIDIRI SEBAGAI ORANG SRAGEN

          SAMBIREJO – Perjalanan Safari Ramadhan Bupati Sragen H. Untung Wiyono beserta jajaran pejabat eksekutif Pemkab Sragen kali ini memasuki putaran ke enam. Kamis (26/8), kegiatan Safari Ramadhan yang dikemas dalam Dzuhur Keliling, berlangsung di Masjid Al Munawaroh, Dukuh Jatiarum, Desa Dawung, Kecamatan Sambirejo.


           Sebelum melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah, Bupati memberikan siraman rohani bagi warga setempat. Dalam ceramahnya Bupati mengungkapkan banyak sekali penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan masyarakat seiring perkembangan jaman. Untuk itu umat Islam di Indonesia harus beriman, tabah dan kuat agar tidak keblinger. Beberapa sikap untuk menjadi umat muslim yang beriman antara lain berpikir jernih, tidak munafik, jujur.

    [ humas ]


    [ 27/08/2010, 09:01 WIB ]
    Safari Ramadhan Kedawung : UMAT TUHAN YANG PALING MULIA ADALAH PEDAGANG

           KEDAWUNG – Umat Tuhan yang paling mulia adalah mereka yang bekerja sebagai pedagang, demikian dikatakan Bupati Sragen H. Untung Wiyono dalam rangkaian safari Ramadhan 2010, Kamis (26/8). Sholat ashar berjamaah kali ini bertempat di Masjid Al – Mutaqin Dukuh Mojosari, Desa Mojodoyong Kecamatan Kedawung.


           Pedagang bisa dikatakan sebagai orang yang mulia karena mereka tidak menyusahkan orang lain dan bisa menghidupi diri mereka sendiri. Dengan bekerja sebagai pedagang, dimanapun berada akan tetap bisa hidup dan menghasilkan karena pedagang yang ulet akan sukses dimanapun mereka berada.

    [ humas ]


    [ 26/08/2010, 15:13 WIB ]
    Safari Ramadhan Plupuh : PLUPUH, DAHULU DAN SEKARANG

           PLUPUH – Banyak kemajuan telah dicapai oleh Kecamatan Plupuh, selama Bupati Sragen H Untung Wiyono menjabat. Jika dahulu jalan-jalan masih becek dan berbatu, kini mulus hingga pedesaan. Sarana transportasi juga kini sangat representatif. Kala itupun, Plupuh seakan terisolir, karena akses ke daerah tetangga terhadang bentangan Sungai Bengawan Solo. Kini, tak kurang dari tujuh jembatan, menghubungkan Plupuh dengan kawasan sekitarnya.


            Hal ini terungkap dalam silaturahni Bupati dengan warga Plupuh, Rabu (25/8) kemarin. Bertempat di Pondok Pesantren dan Masjid Nurul Yaqin Dukuh Ngablak Desa Pungsari Kecamatan Plupuh, Bupati menyapa warganya, sekaligus melakukan shalat Ashar berjamaah.

    [ humas ]


    [ 26/08/2010, 09:15 WIB ]
    LOS MELATI 6 PASAR BUNDER AKAN DIJADIKAN AREA PERCONTOHAN PROGRAM PASAR SEJAHTERA

           SRAGEN - Hasil survey AC Nielsen menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar tradisional mengalami penurunan dibandingkan pertumbuhan pasar modern yang mengalami peningkatan sebesar 31,4 %. Salah satu alasan kuat mengapa banyak konsumen lebih memilih berbelanja di pasar modern adalah karena aspek kebersihan, aspek kesehatan dan kenyamanannya dibandingkan pasar tradisional. Di Indonesia diperkirakan masih sekitar 60% masyarakat Indonesia yang sehari-harinya berbelanja di pasar tradisional. Hal tersebut jelas terlihat bahwa pasar tradisional mempunyai posisi yang sangat penting dalam menyediakan pangan dan kebutuhan sehari-hari yang sehat dan aman bagi masyarakat. Kondisi tersebut mengundang kepedulian banyak pihak salah satunya Yayasan Danamon Peduli untuk ikut mendukung upaya pemerintah dalam merevitalisasi pasar tradisional.


           Pada hari Selasa (24/8) bertempat di Aula Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) Kabupaten Sragen diadakan rapat koordinasi kerjasama antara Pemkab Sragen dengan Yayasan Danamon Peduli. Rapat dipimpin langsung oleh Drs. Adi Dwijantoro selaku Kepala DP2D dan Bonaria Siahaan, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli. Peserta rapat berasal dari perwakilan BAPPEDA Kab. Sragen, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) dan Pengelola Pasar Bunder.

    [ DP2D-PDE ]


    [ 25/08/2010, 13:05 WIB ]
    APEL BESAR DISHUBKOMINFO KABUPATEN SRAGEN DALAM RANGKA PERSIAPAN MENGHADAPI IDUL FITRI 1431 H TAHUN 2010

           SRAGEN – Dinas perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen pada tanggal 22 Agustus 2010 mengadakan Apel Besar di ikuti seluruh personil termasuk personil yang bertugas dilapangan. Apel ini dimaksudkan untuk mengetahui kesiapan personil serta sarana dan prasarana yang ada menjelang H-7 dan H+7 lebaran tahun 2010. Ikut diapelkan juga semua Kendaraan Dinas baik roda 4 (empat) maupun roda 2 (dua) serta alat telekomunikasi berupa pesawat HT, RIG, dan Repiter milik Dishubkominfo yang di tempatkan di Candi Cetho karanganyar.


           Pada kesempatan apel kali ini, Kepala Dinas Hubkominfo Sragen, Tasripin SH.MH, memberikan arahan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya yang memanfaatkan arus mudik dan arus balik H-7 dan H+7 hari Raya Idul Fitri 2010, diminta kepada semua personil untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Selain itu, disampaikan pula bahwa semua kendaraan angkutan lebaran khususnya yang ada di terminal harus memenuhi standar laik jalan sehingga penumpang aman dan merasa nyaman dalam perjalanan sampai tujuan, semua penyedia jasa alat transportasi berupa ojek harus sudah tercatat identitasnya, dan bagi penumpang yang menggunakan agar dicatat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta selalu memeriksa seluruh sarana lalulintas yang ada di wilayah kabupaten sragen seperti APPIL (Alat Petunjuk Dan Pengatur Lalulintas), RPPJ (Rambu Pengatur Petunjuk Jalan), dan lain-lain agar berfungsi dengan baik demi menunjang kelancaran arus lalulintas khususnya H-7 dan H+7 lebaran tahun 2010.


           Setelah apel dilanjutkan rapat koordinasi semua pejabat struktural Dishubkominfo Kabupaten Sragen. Dalam rapat tersebut Kabid Kominfo, Purwadi SH, MH., menghimbau kepada semua pemegang alat komunikasi agar selalu siaga selama 24 jam, saling berkoordinasi dengan petugas dilapangan dan memberikan informasi yang benar tentang situasi arus lalulintas dimana bertugas sehingga tidak menyesatkan para pengguna jalan. Selain hal itu, kepada para petugas agar memeriksa dan menghimbau kepada alat transportasi yang biasa membawa barang dari Biro Jasa Titipan Barang tidak membawa barang-barang yang berbahaya, mudah meledak, dan barang-barang yang sifatnya membahayakan keselamatan umum sebagaimana dimaksud dalam KM Perhubungan Nomer 5 tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Jasa Titipan. (bid_kominfo)

    [ Dishubkominfo-PDE ]


    [ 25/08/2010, 12:32 WIB ]
    PENGUKUHAN PENGURUS BAZ 2010-2013

           SRAGEN – Berakhirnya kepengurusan Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Sragen membuat Bupati Sragen membuat surat keputusan Bupati tentang Pengurus Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Sragen masa bakti tahun 2010-2013. Pengukuhan pengurus BAZ dilaksanakan di Pendopo Somanegaran, Rabu (25/8).


           Dalam surat keputusan nomor 451.12/139/002/2010 ditetapkan Pengurus BAZ tahun 2010-2013 yang terdiri dari Dewan Pertimbangan, Komisi Pengawas serta Badan Pelaksana. Dalam pelaksanaannya pengurus BAZ tersebut bertanggungjawab kepada Bupati Sragen.


           Dalam Surat Keputusan tertanggal 10 Agustus 2010 tersebut dikatakan pembentukan pengurus dilaksanakan untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan zakat yang merupakan bagian dari rukun Islam. Maka di Kabupaten Sragen diperlukan pengelolaan zakat secara profesional dan bertanggungjawab sesuai ketentuan syariat.


           Dalam pengelolaan BAZ periode ini ditetapkan Sekda Kabupaten Sragen Ir. Darmawan Minto Basuki, MM, MT sebagai ketua, menggantikan Sekda lama Drs. Kushardjono.

    [ humas ]


    [ 24/08/2010, 09:05 WIB ]
    PENERIMAAN TAMU DARI ANDRE TANI JAKARTA DI SRAGEN TECHNOPARK

           SRAGEN - Sragen Technopark menerima tamu dari Andre Tani Jakarta yang bergerak di bidang konsultan manajemen organisasi, rombongan tersebut di pimpin Bapak James Darmawan langsung diterima Bapak Bupati Untung wiyono di Gedung Hanoman ruang rapat ICT pada hari Jumat (20/8). Acara dibuka oleh Direktur umum STP yaitu Bapak Kushardjono didampingi semua kepala devisi technopark dan dihadiri oleh kepala satker terkait di Kabupaten Sragen.[ STP-PDE ]


    [ 23/08/2010, 09:12 WIB ]
    MASJID KAUMAN, TETAP KOKOH MESKI DARI 1840

           SRAGEN - Masjid Tertua di Kabupaten Sragen salah satunya masjid Kauman, Sragen. Masjid ini telah di inventarisasikan Dinparbudpor dengan no inventarisasi 0002/Dinparbudpor/srg/2009, Masjid ini terletak di Dukuh Kauman, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Bangunan masjid ini berkisar 750 m² dan didirikan sekitar ± tahun 1840 M. Pada saat masjid didirikan, daerah Sragen masih merupakan wilayah Keraton Kasunanan Surakarta, tokoh agama pada masa itu diantaranya KH. Zainal Mustofa dan H. Muh Nur serta H. Faqih.

           Dilihat dari arsitekturnya bentuk bangunan masjid yang asli berarsitektur gaya jawa. Hal ini ditandai antara lain masjid berbentuk bujur sangkar dengan bentuk atap yang bersusun dan didalamnya terdapat empat buah pilar dari kayu jati yang berukir dan empat buah pilar keberadaanya dipertahankan sampa saat ini.

    [ Disparbudpor-PDE ]


    [ 23/08/2010, 09:09 WIB ]
    Safari Ramadhan Kecamatan Tanon: BUDAYAKAN GEMAR MEMBACA MASYARAKAT

           SRAGEN – Safari Ramadhan putaran ke empat, Sabtu (21/8), berlangsung di Masjid Badruzzaman, tepatnya di Pondok Pesantren Al Fitrah, Desa Karangtalun, Kecamatan Tanon. Kegiatan Safari Ramadhan yang dikemas dalam Ashar Keliling (Sarling) ini dihadiri oleh Bupati Sragen H. Untung Wiyono didampingi Sekda Darmawan Minto Basuki, beserta jajaran eksekutif.


            Mengawali dialognya dengan masyarakat sekitar Bupati menjelaskan tentang manusia yang paling beruntung di dunia. Diriwayatkan, salah satu sahabat menanyakan kepada Rasulluah mengenai manusia yang paling beruntung. Berkali-kali Rasulullah menjawab manusia yang paling beruntung adalah dilahirkan di dunia, setelah lahir di dunia melakukan perbuatan yang santun, baik dengan sesama serta tidak merugikan orang lain.


           Bupati mengingatkan orang hidup di dunia harus terus belajar dari lahir sampai ke liang lahat. Belajar selama di dunia ini harus terus menerus, tidak boleh berhenti apalagi malas. Kegemaran membaca merupakan salah satu cara untuk belajar dan menambah wawasan, karena buku adalah sumber ilmu pengatahuan bagi siapapun di usia berapapun. Terkait hal ini Bupati menyarankan memberdayakan perpustakaan dan budaya gemar membaca masyarakat.


            

    [ Humas ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+